TribunBatam/

Jangan Pernah Ngaku ke Semarang Kalau Belum Menyantap Tahu Gimbal, Ini Sensasinya!

Jangan Pernah Ngaku ke Semarang Kalau Belum Menyantap Tahu Gimbal, Ini Sensasinya!

Jangan Pernah Ngaku ke Semarang Kalau Belum Menyantap Tahu Gimbal, Ini Sensasinya!
KOMPAS.COM/Alek Kurniawan
Tahu gimbal merupakan kuliner khas Semarang yang terdiri dari tahu goreng, lontong, bakwan udang, dan berbagai bahan lainnya 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG-Semarang sebagai salah satu kota pariwisata di Pulau Jawa mempunyai banyak potensi wisata yang bisa mendatangkan wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Baca: Sekali Begituan Dengan Mahasiswi Bispak, Begini Servis Ranjangnya, Segini Tarif Kencannya!

Baca: Terungkap! Inilah Koki Ganteng Yang Taklukan Hati Miyabi, Si Bintang Film Panas!

Salah satu hal yang menjadi daya tarik Semarang adalah wisata kulinernya. Terdapat banyak sajian kuliner khas Semarang yang wajib dicoba bila Anda berkunjung ke sana, salah satunya adalah tahu gimbal.

“Tahu gimbal merupakan sebuah makanan dengan tahu goreng dan bakwan udang sebagai bahan pokoknya. Banyak orang yang belum tahu nama gimbal itu diambil dari mana. Sebenarnya gimbal adalah sebutan untuk udang bagi orang Semarang. Jadi gimbal bukan dari kata rambut gimbal, ya,” ujar pemilik warung Tahu Gimbal Pak Edi, Marlan kepada KompasTravel saat media trip ke Semarang bersama Ezytravel, Kamis (4/5/2017).

“Udang atau gimbal ini dicampur dengan adonan bakwan sehingga menjadi bakwan udang. Kemudian tahu goreng dan bakwan tersebut dipotong-potong menjadi kecil,” tambah Marlan.

Bumbu yang digunakan untuk membuat tahu gimbal relatif mudah dicari. "Seperti daun sereh, rempah-rempah, kencur, jeruk, daun salam, pandan, dan bawang putih,” ujarnya.

Sajian tersebut kemudian ditambah dengan irisan kembang kol, lontong, telur, kubis, dan disiram dengan saus kacang. Jadilah seporsi tahu gimbal yang lezat. Yang istimewanya lagi, Anda bisa memesan tahu gimbal dengan tingkat kepedasan yang Anda mau.

Marlan sendiri merupakan generasi kedua pemilik Tahu Gimbal Pak Edi. “Pak Edi merupakan ayah saya, beliau mendirikan rumah makan ini sejak 10 tahun yang lalu, jadi bisa dibilang saya adalah generasi kedua yang meneruskan,” cerita Marlan.

Tak hanya wisatawan lokal yang datang untuk menikmati tahu gimbal, seringkali wisatawan mancanegara dan mahasiswa asing datang untuk menyantap nikmatnya tahu gimbal.

Bila Anda ingin menyantap sajian kuliner khas Semarang ini, Anda bisa datang ke Jalan Pandanaran 2, Mugassari, Semarang Selatan, Kota Semarang. Tahu Gimbal Pak Edi sendiri buka dari pukul 11.00 – 22.00 WIB. Harganya pun cukup terjangkau, dengan harga Rp 13.000 per porsinya, sudah cukup untuk memanjakan lidah dan perut Anda. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help