BATAM TERKINI

Ojek Pangkalan Protes, Wali Kota Minta Kadishub Cek Perizinan Ojek Online

Wali Kota Batam Muhammad Rudi, meminta Kepala Dinas Perhubungan Yusfa Hendri untuk mengecek semua dokumentasi terkait perizinan ojek online di Batam.

Ojek Pangkalan Protes, Wali Kota Minta Kadishub Cek Perizinan Ojek Online
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Tukang ojek pangkalan menggelar aksi unjuk rasa meminta Pemko Batam mencabut izin ojek online, Rabu (10/5/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM - Wali Kota Batam Muhammad Rudi, meminta Kepala Dinas Perhubungan Yusfa Hendri untuk mengecek semua dokumentasi terkait perizinan ojek online yang ada di Kota Batam.

Jika dokumentasi perizinan ojek online ilegal atau tidak sah,  Wali Kota akan akan segera meminta kepada kepolisian untuk menertibkan ojek online.

Hal ini dikatakan oleh Wali Kota Batam, Mhd Rudi dalam rapat yang dihadiri perwakilan ojek pangkalan yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemko dan DPRD pagi ini. Aksi tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Yusfa Hendri serta Kasat Binmas Kompol Firdaus.

Baca: MENGHARUKAN. Beginilah Curahan Putra Ahok Setelah Ayahnya Masuk Rutan

Baca: Ojek Pangkalan Minta Izin Ojek Online Dicabut. Ini Alasan Mereka

Baca: KEREN. Walau Mungil Berukuran 3 x 6,5 Meter, Rumah Ini Nyaman dan Lengkap

"Saya akan meminta Kadis Perhubungan untuk me-review semua dokumentasi terkait izin ojek online ada di Batam, kita akan lihat dulu perizinannya seperti apa dan isinya apa saja. Secepatnya kita akan lakukan", katanya

Sementara itu, Kasat Binmas Kompol Firdaus mengaku siap melakukan penertiban jika memang ternyata ojek online tidak memiliki izin alias ilegal beroperasi di Batam.

"Kita akan tertibkan, bukan kalian yang ikut menertibkan. Tapi kami pihak kepolisian yang akan menertibkan," tegasnya.

Sementara itu, dalam aksi unjuk rasa tersebut, ojek pangkalan mengajukan tiga tuntutan pada Pemko Batam. Yakni menolak dengan tegas kehadiran ojek online di Batam ,
meminta Wali Kota Batam untuk mengeluarkan SK Wali Kota tentang larangan ojek online beroperasi di Batam dan menolak sistem makelar berbasis online yang menguntungkan pihak luar. (*)

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help