Operasi Sapu Bersih Pungli

Sekali Terima Bisa Rp 10 Juta, Polisi Bakal Telusuri Aliran Dana Pungli Pelabuhan Batuampar

Permainan pungli di tempat tersebut memang dianggap sudah lazim dilakukan. Pengusaha kapal akan membayar biaya dengan modus buka pintu.

Sekali Terima Bisa Rp 10 Juta, Polisi Bakal Telusuri Aliran Dana Pungli Pelabuhan Batuampar
A, Kepala Satker Pelabuhan Batuampar saat digelandang polisi di Pelabuhan Batuampar, Senin (8/5/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Diketahui Kepala Satuan Kerja Dermaga Umum Batuampar Kantor Pelabuhan Laut BP Batam Adil Setiadi yang ditangkap saber pungli baru tiga bulan menjabat di pelabuhan Batu Ampar.

Namun demikian, Dirkrimsus Polda Kepri Kombes Budi Suryanto mengatakan, akan tetap menelusuri aliran dana pungli yang selama ini terjadi.

"Seluruh rangkaian akan kami sidik. Termasuk seluruh aliran dana, kemana saja," kata Budi Suryanto, Selasa (9/5/2017).

Dia menambahkan, aliran dana itu bisa saja diasumsikan masuk ke rekening orang-orang sejawat Adil. Hanya saja, Budi tak mau gegabah melemparkan tudingan bila tak berdasar.

Baca: Punya Loteng Menganggur? Sulap Jadi Kamar Anak yang Nyaman

Baca: Ingin Jadi Penjamin, Pendukung Ahok Kumpulkan KTP

Baca: Media Asing Soroti Vonis Ahok. Apa Kata Mereka?

"Harus bisa dibuktikan dulu. Hukum pidana harus ditemukan materil baru formiil hukumnya," ungkap Budi.

Sementara, Kapolda Kepri Irjend Pol Sam Budigusdian mengatakan, permainan pungli di tempat tersebut memang dianggap sudah lazim dilakukan. Pengusaha kapal akan membayar biaya dengan modus buka pintu. Nilainya bervariasi, mulai Rp 1 juta hingga Rp 10 juta per trip. Padahal, satu hari minimal 10 kali trip.

"Ini adalah pungli. Karena uang itu tidak masuk ke negara melainkan ke kantong Adil Setiadi. Pengusaha sudah lazim kasih uang ini. Karena keadaan terpaksa," ujar Sam.

Hanya saja, aliran dana hasil pungli Adil selama ini akan ditelusuri. ''Namun pada dasarnya perlu pembuktian," tambah Sam. (*)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved