Edan! Rumah Kos Mesum Ini Dirazia, Dalam Rumah Temukan 4 Pasangan Sedang Bercumbu

Edan! Rumah Kos Mesum Ini Dirazia, Dalam Rumah Temukan 4 Pasangan Sedang Bercumbu

Edan! Rumah Kos Mesum Ini Dirazia, Dalam Rumah Temukan 4 Pasangan Sedang Bercumbu
tribunnews.com
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, KEPANJEN-Gelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) jajaran Polres Malang gerebek dua rumah kos-kosan yang diduga tempat mesum. Sebanyak empat pasangan mesum terjaring dalam operasi ini, Rabu (10/5/2017).

Baca: Terungkap! Presiden Jokowi Naik Trail di Papua, Ini Alasan Sebenarnya!

Baca: Kepanikan! Ayu Ting Ting Hapus Postingan ini di Instagram, Alasannya Sungguh Memalukan!

Kasat Sabhara Polres Malang, AKP Sutomo menjelaskan, untuk target sasaran operasi pekat di rumah kos-kosan yang ada di Desa Codo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang pihaknya tidak mendapati pasangan mesum.

Ini setelah kamar-kamar kos yang di datangi kosong semuanya. Meskipun di sejumlah kamar kos ditemukan sejumlah barang milik penghuni kos yang melarikan diri ketika tim Razia Polres Malang datang.

"Mungkin saja ada yang memberikan informasi kedatangan kami sehingga para penghuni kos diduga melakukan mesum melarikan diri. Dan barang-barang diduga milik mereka yang ditinggal kami amankan semuanya," kata Sutomo di tengah menggelar razia kos-kosan mesum, Rabu (10/5/2017).

Sedangkan di salah satu kos-kosan diduga sebagai tempat mesum di Desa Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, dikatakan Sutomo, tim razia mengamankan empat pasangan mesum. Mereka didapati ada di kamar bersama pasangannya masing-masing dan semuanya belum ada ikatan suami isteri.

"Keempatnya pasangan mesum itu langsung didata dan diberikan pembinaan untuk tidak lagi melakukan mesum. Apalagi menjelang dan di saat bulan Ramadan," ucap Sutomo.

Setelah dilakukan pembinaan dan pendataan, ungkap Sutomo, mereka dipersilahkan pulang ke rumah masing-masing. Dan mereka tidak boleh mengulang perbuatan mesum kembali.

"Bila ada pasangan mesum yang kembali tertangkap maka kami akan proses sesuai hukum yang berlaku," ucap Sutomo.

Memang, diakui Sutomo, jajaran Polres Malang menyambut datangnya bulan suci Ramadan meningkatkan razia tempat-tempat diduga untuk perbuatan maksiat. Selain itu, Polres Malang juga merazia warung dan toko penjual minuman keras.

"Yang jelas, kami akan melakukan Pperasi Pekat menjelang dan saat bulan Ramadan. Kami ingin kondisi aman, tentram tanpa gangguan bagi warga muslim dalam menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan," tutur Sutomo. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help