TribunBatam/

Kalau ke Surabaya, Jangan Lupa Menikmati Nasi Babat dan Nasi Cumi di Sini

Anda kalau ke Surabaya jangan lupa sempatkan mampir makan nasi babat dan nasi cumi di sini. Begini sensasi olahannya!

Kalau ke Surabaya, Jangan Lupa Menikmati Nasi Babat dan Nasi Cumi di Sini
SURYA/ZAIMUL HAQ
Menu yang disajikan di Lodji Besar Koffie & Djamoe, Jalan Makam Peneleh 46 Surabaya 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA-Ingin santap hidangan yang tak biasa? Nasi babat usus atau nasi cumi masak hitam mungkin sudah biasa.

Tapi kedua hidangan itu jadi berbeda ketika ada pilihan pakai nasi jagung selain yang jamak, nasi putih.

Baca: Terungkap! Presiden Jokowi Naik Trail di Papua, Ini Alasan Sebenarnya!

Baca: Kepanikan! Ayu Ting Ting Hapus Postingan ini di Instagram, Alasannya Sungguh Memalukan!

Namun, Ferawati, juru masak di Lodji Besar Koffie & Djamoe mengaku cara meracik nasi babat dan nasi cumi ini dilakukan secara spesial karena menggunakan resep yang dipakai sejak nenek moyangnya.

“Saya tak pernah pakai bumbu yang banyak dipakai orang,” kata wanita asal Madura ini.

Caranya, babat dan usus terlebih dulu diberi bumbu poyah (bubuk dari kerupuk udang yang biasa dipakai untuk soto).

Selain itu ditambah sambal bawang yang dicampur kunir, laos, bawang merah, bawang putih, ketumbar dan jinten.

Bumbu-bumbu itu pun sebelumnya diolah lewat proses penggorengan terlebih dulu lalu dikeringkan.

Babat yang sudah dilumuri bumbu ini kemudian dipresto agar meresap sampai ke bagian dalam daging selama 15 menit.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help