Rumah Tahfiz Moro Diharapkan Jadi Pusat Pengembangan Quran di Kepri

Gubernur Kepri bermimpi, Dusun Niur ini bisa menjadi pusat pengembangan Quran yang tidak hanya bermanfaat bagi Kepri, tetapi juga bagi siapapun

Rumah Tahfiz Moro Diharapkan Jadi Pusat Pengembangan Quran di Kepri
Humas Pemprov Kepri
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menandatangani prasasti pembangunan Rymah Tahfiz Quran di Moro, Kabupaten Karimun, Kamis (11/5/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MORO - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengharapkan Rumah Tahfiz Quran di Moro melengkapi Quran Center yang sudah ada di Batam,

“Tentu kita mengharapkan ada kemajuan atau peningkatan prestasi dalam pengembangan tahfiz al Quran di Kepri,” kata Nurdin saat persemian pembangunan Rumah Tahfiz di Dusun Niur, Moro, Kamis (11/5/2017).

Gubernur Kepri bermimpi, Dusun Niur ini bisa menjadi pusat pengembangan Quran yang tidak hanya bermanfaat bagi Kepri, tetapi juga bagi siapapun dan dari manapun.

"Tidak ada yang mustahil. Yang terpenting kita jaga silaturahmi, dan selalu mengawali hari dengan Salat Subuh berjamaah,"kata Nurdin.

Baca: Resmikan Pusat Tahfiz di Moro, Asman Abnur Minta Tambah Lahan 3 Hektare Lagi

Direktur Quran Center H Mahadi Rahman selaku pihak yang menghibahkan lahan 2 hektare untuk Rumah Tahfiz Quran ini mengatakan, ini tentunya akan menjadi sebuah kebanggaan bagi warga setempat dan Kepri secara umum.

Karena rumah tahfiz ini merupakan bagian dari upayanya bersama-sama tim untuk mewujudkan generasi Kepri yang berakhlak mulia.

"Alhamdulillah dukungan mengalir begitu baik untuk pembangunan rumah tahfiz ini. Dari bapak Gubernur, Sekda, Bupati dan semuanya. Kita ingin akan lahir kader-kader penghafal al Quran dari sini nantinya. Anak-anak Kepri juga menjadi mudah untuk belajar mendalami alquran tentunya," kata Mahadi.

Said Agil Husein Almunawar, mantan Menteri Agama RI yang sekarang menjabat ketua LPTQ pusat dan sebagai pembina Quran Centre dan rumah tahfiz, dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras Mahadi dan timnya.

Dia juga mengharapkan dukungan penuh dari pimpinan daerah yang tidak hanya sekedar di bibir, tapi dibuktikan dengan aksi nyata.

"Terus terang, dari seluruh Provinsi yang saya kunjungi tidak ada Gubernur yang seperti Pak Sani (almarhum) dan Pak Nurdin. Yang lain ngomong saja di panggung, tapi tidak jalan. Tapi Pak Sani dan Pak Nurdin langsung beraksi,” katanya.

“MTQ 2014 di Batam adalah buktinya, dimana Kepri juara umum, dan rata-rata qari dan qariah serta hafiz dan hafizahnya anak-anak pulau. Dan dengan ini saya sangat yakin jika anak pulau ini cerdas-cerdas, karena banyak makan ikan," ujar Said Agil.

Said Agil juga meyakinkan Gubernur, Bupati dan seluruh pejabat yang hadir bahwa tidak akan sia-sia kegiatan yang memuliakan Alquran. Karena Allah akan membalas dengan ganjaran yang berlipat-lipat jumlahnya.

Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved