Banyaknya Perizinan Ini dan Itu Bikin Tangkapan Nelayan Bintan Turun. Benarkah?

Banyaknya Perizinan Ini dan Itu Bikin Tangkapan Nelayan Bintan Turun. Benarkah?

Banyaknya Perizinan Ini dan Itu Bikin Tangkapan Nelayan Bintan Turun. Benarkah?
tribunbatam/aminnudin
Perahu nelayan di Bintan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Bintan menilai, panjangnya alur perizinan selama ini berimbas pada kemampuan berproduksi nelayan.

Ketua HSNI Bintan, Baini, mengatakan, persoalan itu sudah pernah disampaikan langsung ke provinsi agar alur izin tangkap ikan disederhanakan. Namun belum ada jawaban terkait itu.

Baca: Terungkap! 10 Tanda Wanita Punya Libido Tinggi, Nomor 2 dan 4 Bikin Penasaran!

Baca: Mengharukan! Kisah Bule Cantik Jadi Mualaf Sebelum Nikahi Pemuda Ini, Bagaimana Keluarga di Italia?

Baca: Ehem! Usai Nikahi Bule Italia, Dzulfikar Blak-blakan Soal Malam Pertama Bulan Madunya!

"Kami minta kemarin ke provinsi, perikanan ke Syahbandar saja (izin khusus), itu kan cepat, jadi tidak banyak banyak hal dilalui, tidak sulit nelayan itu membeli minyak, salah satu kebutuhan berlayar,"ujar Baini.

Banyak persyaratan yang harus dipenuhi nelayan agar bisa melakukan aktifitas tangkap ikan saat ini. Salah satu yang memberatkan, untuk kapal berukuran kecil 1 gross tonage (GT) hingga 30 GT harus memiliki izin berlayar.

Selain itu, ada syarat lain yang membuat nelayan terbebani. Bagi kapal bermodal besar, tak sulit hal dipenuhi. Namun bagaimana dengan kapal kecil.

"Kami pernah protes terkait itu. Jangan sampai perizinan banyak sangat. Belum lagi harus ada SLO (surat layak operasi), macam macam,"kata Baini.

Dia berharap, alur perizinan tangkap bagi nelayanan disederhanakan sehingga tingkat produktifitas nelayanan lokal dapat meningkat signifikan. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved