Heboh! Kepala Dinas Pendidikan Ini Tiba-tiba Minta Maaf ke Guru-guru Lewat Facebook, Ada Apa?

Heboh! Kepala Dinas Pendidikan Ini Tiba-tiba Minta Maaf ke Guru-guru Lewat Facebook, Ada Apa?

Heboh! Kepala Dinas Pendidikan Ini Tiba-tiba Minta Maaf ke Guru-guru Lewat Facebook, Ada Apa?
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur, Saiful Rachman, meminta maaf atas belum cairnya Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) Triwulan Pertama hingga Mei 2017.

Baca: Terungkap! 10 Tanda Wanita Punya Libido Tinggi, Nomor 2 dan 4 Bikin Penasaran!

Baca: Mengharukan! Kisah Bule Cantik Jadi Mualaf Sebelum Nikahi Pemuda Ini, Bagaimana Keluarga di Italia?

Baca: Ngeri! Hanya Ditegur Saat Mobilnya Lindas Rumput, Pak Haji Ini Tega Bacok Tetangganya Hingga Tewas

Ucapan tersebut disampaikannya melalui media sosial Facebook serta WhatsApp.

“Alhamdulillah, hasil koordinasi marathon antara Dinas Pendidikan Jatim, BPKAD Pemprov Jatim dan Bank Jatim, akhirnya malam ini tuntas.Namun, saya jelaskan agar tidak memunculkan salah faham diantara guru dan muncul persepsi buruk ke Pemprov Jatim. TPP tersendat bukan disebabkan unsur kesengajaan, melainkan faktor teknis,” jelasnya dalam sosmed yang kemudian viral di whatsapp, Kamis (11/5/2017).

Dikatakannya, masa transisi pengelolaan SMA dan SMK dari Kabupaten ke Provinsi menjadi alasan pemerintah Pusat sebagai pemilik dana juga perlu waktu untuk meneliti semua kelengkapan proses peralihan tersebut.

Apalagi, dana yang harus dibayarkan tidak sedikit. Jumlah total yang harus dibayarkan untuk semua guru mencapai Rp 268 Miliar.

“Jadi, tidak ada unsur kesengejaan melambatkan pembayaran ini, namun semata mata karena masa transisi. Alhamdulillah semuanya tuntas tidak ada masalah baik teknis maupun administrasi,” lanjutnya.

Dikonfirmasi terkait penjelasan yang menyebar melalui sosmed tersebut, mantan Kepala Badan Diklat Jatim ini membenarkan hal tersebut. Dan dirinya sudah mendapat kepastian hasil koordinasi dengan semua pihak, bahwa TPP akan dibayarkan oleh Pemprov Jatim paling lambat Senin (15/5/2017) pekan depan.

“Akan dibayarkan dan masuk ke rekening para guru SMA dan SMK Negeri dan Swasta se Jatim. Jawa Timur adalah provinsi pertama di Indonesia yang menuntaskan pencairan TPP ini. Semoga diikuti oleh provinsi lainnya,” tambahnya.

Ia berharap dengan penjelasan dibagikan melalui sosial media akan cepat diterima para guru dan bisa dipahami untuk semua guru. Ia juga meminta untuk guru lain menyebarkan pesan tersebut agar tersampaikan pada semua guru.

“Saya selaku Kepala Dinas Pendidikan Jatim meminta maaf bila selama ini belum bisa memberikan yang terbaik untuk guru di Jatim. Ke depan mari berjalan beriringan, bergandengan tangan, bersatu untuk pendidikan Jatim lebih baik,” jelasnya.

Keterlambatan TPP ini dibenarkan humas SMAN 16, Abdul Razzaq Thahir. Dikatakannya ada 60 guru PNS disekolahnya yang sudah memiliki hak menerima TPP. Namun TPP triwulan pertama yang biasanya paling lambat cair pada bulan April hingga saat ini belum diterima guru-gurunya.

“Pastinya ada guru yang khawatir, ada juga yg biasa biasa aja , mereka yakin pasti cair. Hanya sekadar dengar-dengar saja katanya guru swasta sudah ada yang terima,”jelasnya. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help