TribunBatam/

Ini Dia Lima Rahasia Agar Karyawan Betah Kerja Sama Kita

Selain memerlukan modal, menjadi wirausaha yang sukses juga tidak luput dari ujian. Sebut saja menjaga agar karyawan loyal.

Ini Dia Lima Rahasia Agar Karyawan Betah Kerja Sama Kita
shutterstock
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Membangun sebuah bisnis atau usaha memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Selain memerlukan modal, menjadi wirausaha yang sukses juga tidak luput dari ujian.

Apalagi, ketika usaha sedang terbilang lancar dan sukses, ada saja masalah yang mungkin menghampiri Anda. Salah satunya ialah persoalan pegawai yang ‘keluar-masuk’ alias mengundurkan diri.

Kalau sudah begini, mau tak mau Anda dihadapkan pada tahapan memperkenalkan sekaligus mengajari pegawai baru untuk beradaptasi dalam pekerjaannya.

Selain itu, sulitnya mencari karyawan baru sesuai kriteria juga membuat mental menjadi naik turun. Belum lagi kalau karyawan baru kita terbilang lama beradaptasi dengan pekerjaannya. Tentunya ini akan berpengaruh pada usaha anda, bukan?

Ferry Dafira selaku perwakilan dari karamel juice group berbagi tips agar karyawan mau bertahan di bisnis yang kita jalani. Cara ini dirasa ampuh bagi Ferry agar karyawannya loyal kepadanya.

Berikut ini tips wirausaha soal 5 cara agar pegawai jadi loyal dan betah bekerja:

Kita harus punya filosofi sebagai jati diri perusahaan
"Kalau tempat saya filosofinya, karyawan itu bukanlah karyawan. Kalau kita anggap dia karyawan, selamanya kita akan dikecewakan. Tapi kita perlakukan dia dia sebagai calon pemimpin masa depan yang bisa handle bisnis kita ke masa depan. Kalau selama ini, kan, kita handle sendiri. Gimana bisnis bisa gede kalau kita handle sendiri, kan, kita bukan superman. Yang kita great adalah super timnya. Agar bisnis bisa berkembang menjadi 2, 3, 4 dan seterusnya," ujar Ferry saat ditemui di grand opening Kincir restaurant, Mall Arta Gading, Jakarta Utara.

Kasih motivasi sebelum resmi bekerja
"Jadi saya pastikan ketika mereka masuk, kamu mau jadi bos nggak?, kalau nggak mau jangan kerja sini. Kalau jadi bos, sifat bos seperti apa, pernah nggak bos datang terlambat, pernah nggak bos tutup lebih awal? Nggak ada". Orang sukses semuanya buka lebih awal, tutup lebih akhir. Artinya, kalau masuk kerja jangan dipas-pasin. Artinya masuk jam 3, pulang lebih akhir. Saya selalu bilang kalau lagi rame jangan ninggalin tim kamu. Tunggu mereka lebih sepi, walau jam kerja kamu habis," ungkapnya.

Jalin hubungan personal
"Kita nggak bisa terlalu deket dan terlalu berjarak sama karyawan. Makanya kita harus bikin lebih nyaman. Kan ada yang ngelunjak tuh, mereka kasbon. Yah biasa, itu artinya mereka nggak punya duit. Kalau kasbon ditanya bayarnya kapan?, potong gaji, oke. Itu aja, intinya jangan perhitungan sama karyawan," beber Ferry.

"Saya selalu nggak perhitungan sama karyawan, kalau kalian loyal, saya lebih loyal. Karyawan saya ada beberapa saya belikan motor. Kalau sudah setahun dan kerjanya bagus pasti punya motor," ucapnya.

Atau contoh lainnya seperti "Beli hp? Jangan kredit di tukang hp, tapi lewat kartu kredit kami. Dan cicilan nol. Jadi semua harus pake smart phone. Biar bisa punya group wa dan sy masuk disitu”.

Apresiasi
"Bagaimana omongan ini dibuktikan. Manager di sini kerja di Batavia Market belum setahun, tapi dipindahin di sini, jadi supervisor. Datang paling pagi, pulang paling malam. Nah, yang begini perlu kita apresiasi. Jadi ada reward-reward. Kalau di Batavia Market sudah ada karyawan teladan. Mereka saya kasih hadiah voucher makan di bintang 5. Terus ada review gimana makannya tadi, jadi mereka bisa belajar pelayanannya, penyajiannya. Ada PR juga dari hadiah yang kami kasih, jadi hadiah sambil belajar," terangnya.

Tepati janji
"Karena lagi-lagi bagaimana kita memanusiakan manusia. Jadi kita tepatin janji-janji kita kemereka," tutupnya. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help