Proses Hukum Kasus Ahok

Peserta Aksi 1000 Lilin Sempat Pindah ke Samping Asrama Haji. Dibubarkan Polisi Lagi

Namun, 30 menit kemudian, massa pindah ke lapangan samping Asrama haji, Batam Center untuk menggelar aksi yang sama

Peserta Aksi 1000 Lilin Sempat Pindah ke Samping Asrama Haji. Dibubarkan Polisi Lagi
Polisi membubarkan aksi seribu lilin simpatisan Ahok di lapangan Walcome to Batam, Batam Centre, Sabtu (13/5/2017) malam. 

Laporan Efendi Wardoyo

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Polisi membubarkan aksi 1000 lilin untuk Keutuhan NKRI di lapangan depan Welcome to Batam, Sabtu (13/5/2017) malam.

Kapolresta Barelang AKBP Hengky berusaha memberikan penjelasan kenapa aksi mereka dibubarkan.

Namun, 30 menit kemudian, massa pindah ke lapangan samping Asrama haji, Batam Center untuk menggelar aksi yang sama.

Mereka membakar lilin sembari menyanyikan lagu “Indonesia Raya”..

Polisi pun kembali bergerak, meminta masyarakat mematikan lilin dan bubar secara tertib.

Di akhir lagu “Indonesia Raya” beberapa di antara mereka mengeluarkan teriakan “Bebaskan Ahok!”

Kepada Tribun, seorang simpatisan Ahok mengaku kurang puas dengan penjelasan Kapolres saat membubarkan mereka.

“Kalau polisi takut akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mereka kan bisa jaga kita. Cuma setengah jam saja cukuplah, untuk beberapa lagu nasional dan doa bersama,” katanya.

Sebab, di beberapa kota lain, aksi seperti ini justru mendapat penjagaan dari polisi.

“Tapi, kalau masalahnya izin, ya, kami tak bisa berargumen,” katanya.

Kapolresta Barelang AKBP Hengky mengatakan, usulan untuk dilakukan doa bersama dan untuk Keutuhan NKRI ini sudah ia sampaikan kepada Wakil Walikota Amsakar Achmad.

"Saya sudah sampaikan, tanggapan Beliau sangat positif. Nanti bisa diikuti semua komponen dan tidak sendiri-sendiri. Itu kan lebih baik,” katanya.

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved