Aduh! Suami Ditilang lalu Istri Tulis Status Hujat Polisi di Medsos, Wanita Ini Begini Nasibnya!

Aduh! Suami Ditilang lalu sang istri Tulis Status Hujat Polisi di Medsos, Wanita Ini Begini Nasibnya!

Aduh! Suami Ditilang lalu Istri Tulis Status Hujat Polisi di Medsos, Wanita Ini Begini Nasibnya!
kompas.com/handining
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, GRESIK – Seorang wanita bernama Fitriyatun (31) dijemput oleh petugas dan dimintai keterangan di kantor polisi setelah menulis status yang berisi kekesalannya di media sosial.

Baca: Ehem! Gigolo di Bali Ungkap Perilaku Kliennya, Tak Cuma Begituan Tapi Juga Minta Begini!

Baca: Ehem! Usai Nikahi Bule Italia, Dzulfikar Blak-blakan Soal Malam Pertama Bulan Madunya!

Fitriyatun menumpahkan kekesalannya dengan menuliskan kalimat yang dinilai menghina institusi kepolisian setelah sang suami terjaring razia kendaraan bermotor dalam Operasi Patuh Semeru 2017 yang digelar Polsek Ujungpangkah, Gresik, pada Jumat (12/5/2017) lalu.

“Postingan Fitriyatun kemudian diketahui oleh tim IT kami, dan kami bahkan sampai ditelepon oleh jajaran Polres (Gresik) disuruh untuk memanggil Fitriyatun guna meminta klarifikasi, karena telah menghina institusi kepolisian. Kan sekarang sudah ada UU ITE (Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik),” ujar Kanit Reskrim Polsek Ujungpangkah Bripka Yudi Setiawan, Minggu (14/5/2017).

Atas dasar itulah, polisi kemudian mendatangi kediaman warga Ujungpangkah, Gresik, itu dan membawanya ke Mapolsek Ujungpangkah untuk dimintai keterangannya.

Pada saat pemeriksaan, Fitriyatun mengaku tidak mengetahui tentang adanya UU ITE, dan dengan spontan lantas menumpahkan segenap kekesalannya di dunia maya.

Dia baru mengaku tahu setelah disebut bahwa sekarang ada UU ITE yang mengatur seseorang tidak bisa seenaknya menghina, menghujat, dan melakukan ujaran kebencian di media sosial. Ancamannya, berdasarkan Pasal 51, adalah hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Fitriyatun lalu mengaku salah dan lantas meminta maaf.

“Fitriyatun sudah meminta maaf dan mengaku salah serta menyesal telah melakukan hal itu, ia juga mengatakan jika baru tahu ada UU ITE. Makanya, kemarin dia juga sudah memposting permintaan maafnya dan berjanji tidak mengulanginya. Ini pembelajaran kepada semua warga, supaya lebih arif dan bijaksana dalam membuat postingan di media sosial,” ungkapnya.

Lantaran sudah meminta maaf dan telah mengakui salah perbuatan yang dilakukannya, jajaran Polsek Ujungpangkah juga tidak melanjutkan permasalahan Fitriyatun tersebut ke ranah hukum sesuai yang diatur dalam undang-undang.

“Karena Fitriyatun sudah menyadari kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, maka tidak sampai dilanjutkan ke ranah hukum,” tutur Yudi.

Bachrul Ulum (32), suami Fitriyatun, terjaring razia lantaran tidak membawa kelengkapan surat-surat seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Namanya orang desa, kebanyakan memang begitu (tidak bawa kelengkapan surat). Tapi saat kami datangi ke rumahnya bersamaan dengan menjemput Fitriyatun kemarin, dia pun menunjukkan surat-surat itu lengkap. Tapi yang pasti, ini juga menjadi pembelajaran bagi semua warga masyarakat, supaya kemanapun berkendara agar sebaiknya tetap membawa kelengkapan surat-surat,” pungkasnya.(Kompas.com)

Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved