Tiga Kurir Sabu Seberat 21,5 Kilo di Karimun Sabtu Lalu Terancam Hukuman Mati

Kepala BNNP Kepri Brigjend Pol Nixon Manurung mengatakan, narkoba sabu seberat 21,5 kilogram yang disita dari tangan pelaku berasal dari Malaysia.

Tiga Kurir Sabu Seberat 21,5 Kilo di Karimun Sabtu Lalu Terancam Hukuman Mati
Tribun Batam/Leo Halawa
Kepala BNNP Kepri Brigjend Pol Nixon Manurung dan Kepala bidang (Kabid) Pemberantasan dan Penindakan Narkotika BNP Kepri AKBP Bubung Pramiadi mengekspose penangkapan tiga kurir sabu asal Malaysia di Karimun, dengan barang bukti 21,5 kilogram, Senin (15/5/2017). 

Laporan, Leo Halawa

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP) Kepri mengekspose penangkapan kurir sabu di Kabupaten Karimun, Senin (15/5/2017).

Kepala BNNP Kepri Brigjend Pol Nixon Manurung mengatakan, narkoba sabu seberat 21,5 kilogram yang disita dari tangan pelaku berasal dari Malaysia.

Sabu itu diseludupkan melalui pelabuhan tikus di Tanjungbalai Karimun, Kepri.

Atas kasus ini, tiga tersangka yakni pria warga Negara Indonesia berinisial S (53), AH (32), dan JS (24) ini diancam hukuman mati.

"Penangkapan ketiganya, merupakan serangkaian informasi yang kami himpun. Setelah kami pastikan ada sabu masuk ke Karimun, maka petugas kami bergerak dan menangkap ketiganya," kata Nixon.

Baca: BREAKINGNEWS. BNNP Kepri Amankan 21,5 Kg Sabu di Karimun

Baca: 21 Kilo Sabu yang Tertangkap di Karimun Hendak Dibawa ke Madura

Penangkapan ketiganya dilakukan di lorong di samping sebuah hotel di Tanjungbalai Karimun, Sabtu (13/5/2017), sekitar pukul 02.00 WIB.

"Setelah ditangkap dan digeledah, mereka memiliki narkoba jenis sabu sebanyak 20 bungkus,” tambahnya.

Kepala bidang (Kabid) Pemberantasan dan Penindakan Narkotika BNP Kepri AKBP Bubung Pramiadi mengatakan, ketiga tersangka ini merupakan kurir.

Sabu tersebut diambil dari SF, warga Karimun yang kini masih buron.

"Menurut pengakuan, meraka mendapatkan upah bila sabu lewat. Suadara SF yang menyuruh mereka sedang kami kejar," ungkap Bubung.

Ketiganya mengaku tergiur dengan iming-iming besaran upah antara Rp 20-50 juta.

Penulis: Leo Halawa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved