TribunBatam/

BATAM TERKINI

PLN: Jika Usulan Sejak 2014 Tak Ditolak, Kenaikan Sekarang Mungkin Tak Sampai 45 Persen

PLN mengungkapkan, jika usulan kenaikan tarif listrik 2014 lalu disetujui, tentunya besaran kenaikan tarif listrik tahun ini tidak sampai 45 persen.

PLN: Jika Usulan Sejak 2014 Tak Ditolak, Kenaikan Sekarang Mungkin Tak Sampai 45 Persen
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Para pengunjuk rasa sudah bersiap memprotes kenaikan tarif dasar listrik, Selasa (16/5/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sekretaris Bright PLN Batam, Samsul Bahri menghargai aksi yang dilakukan masyarakat untuk memprotes kenaikan tarif dasar listrik, Selasa (16/5/2017). Apalagi unjuk rasa juga diperkenankan dalam aturan undang-undang.

Hanya saja, Samsul tetap menegaskan dalam hal ini PLN Batam tak punya kapasitas untuk memutuskan atau mengubah kenaikan tarif listrik.

"Yang perlu diingat, PLN tak punya kewenangan memutus kenaikan tarif listrik. Angka berapa saja, itu terserah kepala daerah. Tentu ada konsekuensinya masing-masing," kata Samsul.

Dikatakan dia, pada prinsipnya jika kepala daerah tak mengizinkan kenaikan tarif listrik Batam terjadi, juga tidak masalah. Tugas pihaknya hanya sebagai operator dan berupaya memberikan pelayanan terbaik.

Baca: Pengunjuk Rasa Tolak Perwakilan PLN Beri Penjelasan. Koordinator: Maaf Kami Pakai Uang Patungan

Baca: Begini Nasib Bulog Setelah Pemerintah Luncurkan Voucher Pangan

Baca: Sering Mengeluh di Sosial Media? Mungkin Anda Alami Gangguan Ini

"Kalau tak mampu, tentu kami lapor ke kepala daerah. Karena PLN Batam ini berdiri sendiri, tak ada disubsidi," ujar dia.

"Kami hanya usul. Kami ikut saja aturan dari pemerintah. Kami tak bisa mengubah. Kalau tak ikut, itukan melanggar aturan," sambung Samsul.

Lebih lanjut dia menilai, jika usulan pihaknya untuk kenaikan tarif listrik pada 2014 lalu disetujui, tentunya besaran kenaikan tarif listrik tahun ini tidak sampai sebesar 45 persen.

"Usulan kami untuk kenaikan tarif listrik ini sudah dari 2014 lalu, tapi tak pernah terealisasi," ujar dia. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help