BATAM TERKINI

Setelah Menyanyikan Lagu Kebangsaan, Ini Tiga Rute Unjuk Rasa Protes Kenaikan TDL

Pengunjuk rasa menyanyikan lagu kebangsaan sebagai tanda perjuangan masyarakat Batam menolak kenaikan tarid dasar listrik.

Setelah Menyanyikan Lagu Kebangsaan, Ini Tiga Rute Unjuk Rasa Protes Kenaikan TDL
TRIBUN BATAM/EFENDI WARDOYO
Perwakilan pengunjuk rasa yang terdiri dari 21 LSM di Batam menggelar orasi menolak kenaikan TDL di depan kantor Wali Kota Batam, Selasa (16/5/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di depan Gedung Wali Kota Batam, Selasa (16/5/2017) pagi. Lagu itu menandai perjuangan masyarakat Batam menolak kenaikan tarif listrik Batam.

Ratusan masyarakat yang tergabung dari sejumlah elemen berkumpul di depan gedung pemerintah tersebut. Menyuarakan aspirasinya.

"Saya yakin kita berkumpul di sini semua untuk menuntut listrik. Kita tidak ingin naik 45,4 persen. Berkumpullah, satukan tekad dan tubuh kita," kata Koordinator Umum Aksi dari Aliansi Masyarakat Peduli Listrik (AMPLi) Batam, Said Abdullah.

Baca: Panglima Muda Hulubalang: Kalau Naik Janganlah Diatas 15 Persen. Gubernur Sangat Menyiksa Masyarakat

Baca: Protes Kenaikan TDL, 21 LSM di Batam Bersatu Tagih Janji Gubernur Kepri

Baca: Selama Mendekam di Rutan Mako Brimob, Ternyata Ini Kegiatan Rutin Ahok

Dia melanjutkan, aksi itu merupakan aksi AMPLi ke empat kalinya.

"Kami hanya menuntut satu hal, keadilan. Kenaikan tarif listrik ini bentuk kesewenang-wenangan memperlakukan masyarakat tak adil," ujar dia.

Said melanjutkan, aksi hari ini akan mendatangi tiga tempat. Pertama ke Gedung Wali Kota untuk memberikan support moril ke Pemerintah Kota Batam. Kedua, ke Bright PLN Batam. Ketiga menuntut janji Gubernur Kepri ke Graha Kepri. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved