Mengejutkan! Pencuri 100 Sapi Ini Mengaku Belajar Mencuri di Sebuah Pulau di Sini

Mengejutkan! Pencuri 100 Sapi Ini Mengaku Belajar Mencuri di Sebuah Pulau di Sini

Mengejutkan! Pencuri 100 Sapi Ini Mengaku Belajar Mencuri di Sebuah Pulau di Sini
Kompas.com/Dokumen Patrick
Ferdi Radja (tengah baju hitam) pelaku pencurian ratusan ekor sapi di Kota Kupang, saat diamankan polisi. Ia didampingi Kasat Reskrim Polres Kupang Kota AKP Lalu Musti Ali ( kanan pakai kaca mata) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, KUPANG-Ferdi Radja, pelaku pencurian ratusan ekor sapi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang ditangkap warga dan polisi saat hendak mencuri sapi di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, akhirnya mengakui semua perbuatannya.

Baca: Wow! Anak Tommy Soeharto Beranjak Dewasa, Ganteng dan Pebalap! Ini Penampakannya!

Baca: Terungkap! 10 Tanda Wanita Punya Libido Tinggi, Nomor 2 dan 4 Bikin Penasaran!

Baca: Ehem! Usai Nikahi Bule Italia, Dzulfikar Blak-blakan Soal Malam Pertama Bulan Madunya!

Ferdi mengakau bersama dua temannya mencuri 10 ekor sapi milik warga Penkase Oeleta.

Kepada sejumlah wartawan di Markas Polres Kupang Kota, Selasa (16/5/2017) malam, Ferdi menuturkan, setelah mencuri sapi, ia bersama komplotannya lalu menyembelih sapi tersebut dan dagingnya dibawa ke pasar untuk dijual kepada penadah.

“Setiap sapi yang kami curi langsung kami potong di lokasi untuk mengambil daging. Daging hasil curian dijual ke bos (penadah) di Pasar Oeba.Yang biasa jual ke bos itu teman. Saya tidak tahu bos itu siapa,” ungkap Ferdi.

Menurut Ferdi, dalam menjalankan aksinya, dia dibekali ilmu mencuri yang didapatnya setelah belajar di salah satu pulau di Kabupaten Kupang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kupang Kota AKP, Lalu Musti Ali mengatakan, Ferdi ditangkap saat tepergok hendak mencuri sapi milik warga Oeleta, Kelurahan Penkase, Kecamatan Alak, Kota Kupang, sekitar pukul 20.00 Wita.

Setelah menangkap Ferdi, lanjut Ali, warga kemudian menghubungi aparat Kepolisian Sektor Alak. Polisi lalu turun ke lokasi dan menangkap pelaku serta membawanya ke Mapolsek Alak.

"Tersangka ini kos di Kelurahan Fatufeto. Ia merupakan spesialis pencurian hewan dan bongkar rumah. Untuk pencurian hewan, tersangka sudah mencuri lebih dari 100 ekor sapi di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang," kata Ali kepada Kompas.com, Selasa malam.

Sementara untuk bongkar rumah, lanjut Ali, sasaran tersangka adalah barang elektronik, termasuk telepon genggam milik warga. Setelah diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya, sehingga saat ini, tersangka sudah ditahan di Mapolres Kupang Kota.

"Kita sedang lakukan pengembangan dan mencari barang bukti," ucapnya. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help