TribunBatam/

Surprise! Belum Sebulan, Pesanan Suzuki Ignis Mendekati 5.000 Unit. Ini Pemicunya!

Surprise! Belum Sebulan, Pesanan Suzuki Ignis Mendekati 5.000 Unit. Ini Pemicunya!

Surprise! Belum Sebulan, Pesanan Suzuki Ignis Mendekati 5.000 Unit. Ini Pemicunya!
Stanly/KompasOtomotif
Suzuki Ignis bertransmisi AGS 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Suzuki Ingis terus mendapat angin segar. Sejak pertama kali diluncurkan pada 17 April 2017 lalu, hingga saat ini PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sudah mengantongi ribuan unit dari beragam tipe dan daerah di Indonesia.

Baca: Wow! Anak Tommy Soeharto Beranjak Dewasa, Ganteng dan Pebalap! Ini Penampakannya!

Baca: Ehem! Usai Nikahi Bule Italia, Dzulfikar Blak-blakan Soal Malam Pertama Bulan Madunya!

Baca: Terungkap! 10 Tanda Wanita Punya Libido Tinggi, Nomor 2 dan 4 Bikin Penasaran!

Donny Saputra, 4W Marketing Director SIS, menjelaskan pemesanan Ignis terus tumbuh, jumlahnya bila digabungkan dari sejak diluncurkan hingga saat ini sudah melebihi target yang ditetapkan.

"Kalau dilihat sampai bulan April lalu Ignis sudah terima surat pemesanan kendaraan (SPK) 2.800-an unit, sedangkan dari awal Mei sampai pekan lalu sudah 1.600 unit. Jadi total sejak meluncur 17 April sampai minggu lalu kami sudah dapat 4.400-an unit," ujar Donny saat dihubungi KompasOtomotif, Selasa (16/5/2017).

Suzuki menargetkan 2.000 unit Ignis per bulan, artinya bila bulan lalu sampai 2.800 unit, maka sudah tembus. Sedangkan untuk bulan ini hanya kurang beberapa ratus unit lagi untuk bisa melewati angka awal yang ditetapkan.

Donny menambahkan untuk model terlaris Ignis masih didominasi tipe GX. Secara total tipe tertinggi yang dibanderol sebesar Rp 169,5 juta on the road Jakarta ini mendominasi 80 persen, sedangkan sisanya ditempati model GL bertransmisi manual.

"Animonnya masih tinggi, 40 persen di Jakarta dan sisanya di beberapa kota besar lain, seperti Surabaya, Semarang, Makassar, Bandung, dan Denpasar. Mudah-mudah trennya terus positif," kata Donny. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help