TribunBatam/

Tanjung Pinang dan Pangkal Pinang yang Kerap "Tertukar". Siapa Lebih Terkenal!

Tanjung Pinang dan Pangkal Pinang yang Kerap "Tertukar". Siapa Lebih Terkenal!

Tanjung Pinang dan Pangkal Pinang yang Kerap
TRIBUNBATAM/M IKHWAN
Gedung Gonggong di Tanjungpinang 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Apa yang terlintas di benak Anda saat mendengar nama Kota Tanjungpinang? Apakah langsung teringat pada kota di Bangka Belitung? Jika iya, pelajari lagi peta Anda.

Baca: Hanya Ada di Anambas, Ikan Bakar di antara Pasir dan Batu! Cara Transaksinya Jadi Sensasi!

Baca: Lebih Dekat dengan Raja Ali Haji, Tokoh Melayu dari Kepri

Tak usah risau, karena tidak sedikit orang yang terkecoh membedakan Tanjungpinang dengan Pangkalpinang. Padahal, lokasi keduanya jauh berbeda. Pangkalpinang berada di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, yang letaknya di sebelah utara Sumatera. Sementara Pangkalpinang terletak di selatan Sumatera.

Sekretaris Daerah Tanjungpinang, Riono, mengakui kesulitan beberapa orang membedakan kedua daerah itu.

"Kadang miris, kalau ke luar kota, ditanya dari mana. Selalu salah, (dianggap) Pangkalpinang. Setelah dibilang Tanjungpinang, ditanya 'di mana ya'?," ujar Riono.

Cerita yang sama juga dilontarkan Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang, Raja Kholidin. Ia mengatakan bahwa beberapa kali pengunjung yang mendarat di bandara Tanjungpinang kembali naik pesawat karena tujuannya salah.

"Mau ke Pangkalpinang, sampainya ke Tanjungpinang. Untung pesawatnya belum berangkat," kata dia.

Kholidin mengakui bahwa nama Tanjungpinang belum menggema sebagai destinasi pariwisata. Oleh karena itu, pembenahan infrastruktur terus dilakukan. Tanjungpinang punya sejumlah destinasi unggulan seperti Pulau Penyengat dan kawasan kota lama.

Di Pulau Penyengat, sejumlah objek wisata yang bisa dikunjungi antara lain makam raja-raja, Masjid Sultan Riau, dan tapak peninggalan sejarah di Gedung Hakim. Selain kawasan wisata religi dan sejarah, Tanjungpinang juga ingin menonjolkan wisata kuliner.

"Kami ingin mengembangkan Tanjungpinang jadi pusat kuliner," kata Kholidin.

Dalam lima tahun terakhir, kunjungan wisatawan ke Tanjungpinang mengalami peningkatan. Pada 2012, wisatawan lokal yang berkunjung sebanyak 60.558 orang. Tahun berikutnya, bertambah menjadi 111.926 orang.

Hingga 2016, tercatat ada 249.781 wisatawan lokal yang menikmati Tanjungpinang. Sementara itu, jumlah wisatawan mancanegara justru cenderung tidak stabil. Pada 2016, wisatawan mancanegara berjumlah 92.948 orang.

"Tahun 2017 hingga saat ini yang mancanegara ada 22.000. Kita harap 2017 bisa meningkat dibandingkan sebelumnya," kata dia. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help