Tolong! Listrik di Matak Sering Padam Mendadak, Telepon PLN Tak Berjawab!

Listrik di Matak sering padam mendadak. Telepon PLN tak menyelesaikan persoalan. Ini curhat warga di sana!

Tolong! Listrik di Matak Sering Padam Mendadak, Telepon PLN Tak Berjawab!
Ilustrasi listrik di Anambas 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Listrik di Pulau Palmatak belum 24 jam beroperasi. Anggota DPRD Anambas daerah pemilihan (dapil) Palmatak dan Siantan Tengah Jasril JML mengatakan, listrik pada sejumlah desa di pulau yang tak terpaut jauh dengan Pulau Siantan itu biasa menyala sejak pukul 14:00 hingga pukul 10:00 WIB keesokan harinya.

Baca: Ehem! Usai Nikahi Bule Italia, Dzulfikar Blak-blakan Soal Malam Pertama Bulan Madunya!

Baca: Hanya Ada di Anambas, Ikan Bakar di antara Pasir dan Batu! Cara Transaksinya Jadi Sensasi!

Baca: Heboh! Rumah Megah Juragan Warteg di Tengah Jalan Tol, Kasasinya Ditolak MA. Ini Akan Terjadi!

"Biasanya menyala seperti itu. Nah, sekarang ini padamnya tidak tentu. Terkadang, pas waktu listrik seharusnya menyala, namun kenyataannya malah tidak," ujarnya saat dihubungi Rabu (17/5/2017).

Kondisi yang sudah terjadi selama lebih kurang dua bulan terakhir ini pun, diakui politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini pernah disampaikan kepada perwakilan PLN setempat. Dari koordinasi yang ia lakukan, berbagai faktor menjadi sebab sehingga waktu normal nyala listrik mengalami gangguan.

"Sempat bertanya kepada mereka. Alasannya ada gangguan mulai dari kabel yang terkena kayu yang tumbang, sampai ada hewan yang tersangkut kabel dan menggang jaringan listrik," bebernya.

Masyarakat Palmatak pun, diakuinya memiliki keinginan besar agar nyala listrik dapat optimal menyala hingga 24 jam. ‎Upaya demi upaya salahsatunya dengan mendatangi kantor Bupati, diakuinya pernah dilakukan oleh perwakilan masyarakat, dengan harapan agar listrik dapat optimal 24 jam, sama seperti di Tarempa dan Letung.

"Keinginan masyarakat sangat besar agar listrik bisa menyala 24 jam di Palmatak. Hal ini juga yang kami gesa. ‎Kalau tidak salah saya, ada enam mesin pembangkit, namun yang aktif ada empat mesin pembangkit. Total dayanya berapa saya kurang tahu persis, tapi coba saya caritahu terlebih dahulu," ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari perwakilan PLN di Palmatak. Nomor perwakilan PLN yang coba untuk dilakukan panggilan telepon, tidak bisa dihubungi. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help