Duka TNI di Natuna

Inikah Firasat Tanda Kepergian Prajurit Ibnu Hidayat, Anaknya Terus Mengucap Kata Ini

Inikah Firasat Tanda Kepergian Prajurit Ibnu Hidayat, Anaknya Terus Mengucap Kata Ini

Inikah Firasat Tanda Kepergian Prajurit Ibnu Hidayat, Anaknya Terus Mengucap Kata Ini
TRIBUNJATENG/RIVAL ALMANAF
Keluarga dan kerabat Pratu Ibnu Hidayat menyambut baru kedatangan peti jenazah di rumah duka, Desa Kebonbatur, Mranggen kabupaten Demak, Kamis 18 Mei 2017 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, DEMAK-Pengakuan mertua Ibnu Hidayat, anggota TNI yang gugur saat bertugas di Natuna, anak korban yang berusia kurang setahun selalu bilang takut sembari menangis sebelum ayahnya berangkat ke Natuna.

Baca: Hitungan Sebulan Dua Perwira TNI AD Gugur di Natuna, Ini Detailnya!

Baca: Sebelum Berangkat ke Natuna, Anak Korban Nangis Terus. Ini Pengakuan Mertua Ibnu

Baca: BREAKINGNEWS: Menyayat Hati! Keluarga Pratu Ibnu Hidayat Histeris Sambut Jenazah dari Natuna

"Kemarin sebelum berangkat anaknya itu nangis terus. Katanya takut-takut, entah itu firasat atau apa. Kata 'orang pintar' cucu saya punya indera ke enam," beber Sri Hartati.

Tangis keluarga pecah saat peti jenazah Pratu Ibnu Hidayat tiba dan dibawa masuk ke rumah duka di RT 6 RW 2 Dukuh Dongko Desa Kebonbatur, Mranggen, Demak, Kamis (18/5/2017).

Beberapa dari anggota keluarga bahkan tampak histeris saat mobil ambulans tiba di depan rumah.

Pratu Ibnu Hidayat gugur (meninggal dunia) dalam latihan TNI di Natuna, Kepulauan Riau.

Mata Sri Hartati, mertua dari Ibnu Hidayat tampak berkaca.

Ia termenung melihat menantunya kini sudah terbujur kaku.

Ibnu Hidayat, prajurit kelahiran Demak tersebut meninggalkan satu istri dan satu anak yang masih berusia kurang dari dua tahun. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help