Runway Bandara Letung Diperpanjang Agar Pesawat Berbadan Lebar Bisa Mendarat

Alokasi anggaran Rp 5,2 miliar dan tahun 2018 landasan pacu tersebut sudah bisa didarati oleh pesawat sekelas ATR 75.

Runway Bandara Letung Diperpanjang Agar Pesawat Berbadan Lebar Bisa Mendarat
ISTIMEWA
Inspektur Jenderal Kementrian Perhubungan (Injenhub) Cris Kuntadi saat meninjaug Bandara Letung, beberapa waktu lalu. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Runway atau landasan pacu Bandar udara Letung diperpanjang agar dapat didarati pesawat berbadan besar.

Kepala Satuan Kerja Bandara Letung Ariadi Widiawan mengatakan, pihaknya saat ini masih terus melakukan pengawasan pada pembangunan sejumlah fasilitas bandara, mulai dari tempat parkir, termasuk pembangunan panjang runway seluas 220 meter.

"Ini masih terus dikerjakan. Salah satunya penambahan perpanjangan runway itu," ujarnya Kamis (18/5/2017).

Kementerian Perhubungan telah menyetujui penambahan anggaran untuk perpanjangan landasan pacu bandara yang berlokasi di Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur itu.

Alokasi anggaran Rp 5,2 miliar dan tahun 2018 landasan pacu tersebut sudah bisa didarati oleh pesawat sekelas ATR 75.

"Nantinya panjang landasan 1.600 meter. Ini yang akan terus dilakukan secara perlahan namun pasti," ungkapnya.

Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas telah mengeluarkan pengumuman kepada warga yang memiliki lahan untuk area perluasan bandara Letung.

Pengumuman yang dikeluarkan sejak 29 April 2017 ini terkait rencana pembebasan lahan seluas 3 hektare.

"Lahan yang akan dibebaskan ini untuk pembangunan runway. Bila ada pemilik lahan, pemerintah daerah akan menitipkan anggaran ganti rugi kepada pengadilan," ujar Zulkarnanen, Sekretaris Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Anambas.

Sejauh ini belum ada pemilik lahan yang mendatangi pihaknya.

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help