TribunBatam/

Aha! Warung Masakan Jawa "Mixed" Kalimantan Milik Istri Butet Kertaradjasa. Begini Menunya!

Aha! Warung Masakan Jawa "Mixed" Kalimantan Milik Istri Butet Kertaradjasa. Begini Menunya!

Aha! Warung Masakan Jawa
KOMPAS.com/Teuku Muh Guci S
Eyem penggeng, rebusan ayam kampung dengan bumbu tradisional dan santan kelapa, yang dijual di Warung Masakan Omah Bu Ageng, Jalan Tirtodipuran, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Sabtu (13/5/2017) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA-Bicara soal wisata kuliner, Yogyakarta kini tak hanya identik dengan gudeg. Banyak kuliner khas lainnya yang bisa dicicipi saat menyambangi kota budaya ini.

Baca: Apa Persamaan Gedung Gonggong Tanjungpinang dengan Opera House di Australia? Ini Jawabanya!

Baca: Terungkap! Ini Identitas Dokter Tampan di Samping Maia Estianty, Netizen Komentar Jodoh!

Baca: Jangan Pernah Ngaku ke Semarang Kalau Belum Menyantap Tahu Gimbal, Ini Sensasinya!

Seperti yang ada di Jalan Tirtodipuran, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Di jalan yang lokasinya tak jauh dari Alun-alun Kidul itu, terdapat warung yang menyajikan masakan rumahan. Warung yang buka tahun 2011 itu menyuguhkan masakan Jawa campur Kalimantan.

Antara lain Eyem Penggeng, ayam kampung yang direbus dengan bumbu tradisional dan santan kelapa. Kuah arehnya mengental dan rasanya gurih. Konon makanan tradisional Klaten itu sejatinya memiliki disebut ayam panggang. Makanan itu lebih dikenal eyem penggeng lantaran penjualnya menjajakan dengan suara sengau.

Eyem penggeng sebagai makanan yang menjadi menu favorit di warung ini dihargai Rp 30.000-Rp 32.000. Tak hanya eyem penggeng, warung yang menunya merupakan buatan Ruliana Isfihana Basuni, istri dari Butet Kertaredjasa itu juga menawarkan nasi rames dengan berbagai topping.

Antara lain nasi campur ayam bakar suwiran, nasi campur lele njingkrung, nasi campur paru ketumbar, nasi campur lidah, nasih campur baceman kambing, dan nasi campur terik daging sapi.

Para vegetarian yang ingin mencicipi makanan khas Jawa campur Kalimantan juga bisa menikmati sayur lodeh, sayur asem, dan nasi pecel. Jangan lupa mencicipi Sambal Kutai, sambal bercampur terong, kacang panjang, petai, tempe, dan udang. Semua bahan itu diolah dengan aneka bumbu khas Kalimantan.

Hidangan minuman yang ditawarkan pun tradisional seperti es kopyor, jeruk keprok, teh hitam, teh rempah, dan lainnya. Harga makanan dan minuman di warung itu terjangkau mulai dari Rp 6.000 sampai Rp 34.000.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help