TribunBatam/

Rumah Mewah di Perum Maitri Indah Batuaji Disegel Polisi. Ternyata Ini Sebabnya

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri Kombes Eko Puji Nugroho mengatakan, rumah tersebut saat ini disegel polisi.

Rumah Mewah di Perum Maitri Indah Batuaji Disegel Polisi. Ternyata Ini Sebabnya
Rumah mewah di Perumahan Maitri Indah Batuaji disegel polisi karena diduga tempat penampungan barang-barang hasil penggelapan di sebuah perusahaan 

Laporan Tribun Batam Ian Sitanggang

BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Sebuah rumah mewah dua lantai yang terletak di Perumahan Maitri Indah, Blok D, RT.01/RW.25, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, disegel polisi sejak Selasa(16/5/2017) sore.

Selama ini rumah tersebut dijadiakan sebagai gudang penyimpanan perabot rumah tangga, seperti kursi, meja dan sebagainya.

Rumah ini cukup luas, terletak di areal dua kapling tanah dan memiliki tiga pintu harmonika.

"Mereka tidak pernah buka, biasanya mereka mengantar barang, siang hari. Setelah itu mereka menutup kembali, jadi tidak ada aktifitas di sana," kata Efi, warga yang tinggal di depan rumah tersebut.

Rumah tersebut seperti sudah lama tidak dihuni oleh pemiliknya. Di sekitar rumah banyak sampah berserakan dan debu.

Tembok rumah yang berwana abu-abu terlihat kotor, begitu juga lantainya.

Di dalam rumah, jika diintip dari luar, terlihat tumpukan barang-barang perabot rumah tangga, seperti sofa,meja lemari. Sebagian barang masih dibungkus plastik.

Informasi yang dihimpun Tribun di lapangan, rumah tersebut diketahui milik seorang janda kaya yang tinggal di daerah Barelang.

Namun selama ini rumah tersebut disewakan Rp 2 juta perbulan.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri Kombes Eko Puji Nugroho mengatakan, rumah tersebut saat ini disegel polisi.

Barang-barang yang ada di rumah tersebut diduga hasil penggelapan tiga orang karyawan PT Tai Cheng.

Satu dari tiga karyawan yang melakukan penggelapan tersebut adalah asisten manajer di perusahaan itu.

"Ketiga tersangka sudah kita amankan sejak Selasadi Polda Kepri untuk pengembangan kasus,” kata Eko.

"Barang yang didalam gudang itu adalah hasil kejahatan pelaku, dilaporkan oleh perusahaan. Tersangka diduga memanfaatkan jabatannya untuk melakukan penggelapan," kata Eko.

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help