TribunBatam/
Home »

News

» Jakarta

Djarot: Aneh, Ada yang Minta Rusun Tapi Ponselnya iPhone

Pemprov DKI Jakarta akan memverfikasi dengan ketat warga yang mengaku tidak mampu dan mendaftar untuk memiliki hunian di rumah susun.

Djarot: Aneh, Ada yang Minta Rusun Tapi Ponselnya iPhone
TRIBUNNEWS
Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya akan memverfikasi dengan ketat warga yang mengaku tidak mampu dan mendaftar untuk memiliki hunian di rumah susun. 

Menurut Djarot, verifikasi diperlukan untuk menghindari kecurangan yang dilakukan warga.

Ia sempat heran saat melayani aduan warga di Balai Kota DKI Jakarta.

Ketika itu, Djarot menerima warga yang mengaku tidak mampu dan ingin memiliki rusunawa.

Namun anehnya, kata Djarot, warga itu memiliki ponsel yang cukup canggih dengan harga yang terbilang mahal.

"Makanya kami cek. Lalu soal rusun, data masuk ke kami, tetapi itu kami verifikasi ke rumahnya, bagaimana kondisinya. Saya lihat ada yang minta rusun tetapi HP-nya canggih iPhone," ujar Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (19/5/2017).

Baca: MEMILUKAN. Beli Kerupuk Naik Sepeda, Bocah Usia 5 Tahun Ini Tewas Tercebur Sungai

Baca: Sejumlah PNS DKI Justru Ngadem Saat Upacara Kebangkitan Nasional Berlangsung

Baca: Bupati Cantik Ini Kecelakaan hingga Mobil Ringsek. Begini Kondisinya

Djarot mengatakan, ada juga warga yang sudah mendapatkan rusun, tetapi tidak puas dengan fasilitas yang ada seperti harga sewa yang dianggap terlalu mahal hingga lokasi unit yang dinilai tidak nyaman. 

Padahal, kata Djarot, masih banyak warga tidak mampu lainnya yang berharap untuk mendapatkan rusun.

"Anda tahu enggak, mereka yang enggak mampu betul dan kontrak, dia bilang ini juga enggak adil. Mereka yang melanggar tinggal di bantaran sungai justru dapat fasilitas, justru kami yang tertib tidak," ujar Djarot.

"Prinsip keadilannya di mana, ini yang selalu mereka sampaikan. Kalau berulang kayak begitu otomatis dong berikan penjelasan. Kalau sekali ini saya paham tetapi kalau sudah berulang kali, mbok ya paham," kata Djarot. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help