TribunBatam/

Hangout

Pijat Kokuo ala Jepang, Relaksasi Sekaligus Menyembuhkan

Pijat refleksi bisa berfungsi untuk pencegahan dan penyembuhan penyakit. Bukan hanya kaki, tetapi juga tangan, kepala, dan punggung.

Pijat Kokuo ala Jepang, Relaksasi Sekaligus Menyembuhkan
TRIBUNBATAM/ANDRIANI

PEMIJATAN refleksi memang bukan sekadar untuk menenangkan atau relaksasi tetapi lebih dari itu, karena bisa berfungsi untuk pencegahan dan penyembuhan penyakit.

Satu tempat refleksi yang patut dicoba karena sudah mengantongi International Organization for Standardization (ISO) yakni Kokuo (bahasa Jepang yang berarti kaisar). ISO yang sudah dikantongi adalah ISO 90001-2008 tentang manajemen mutu atau kualitas.

Refleksi yang dilakukan bukan hanya kaki, tetapi juga tangan, kepala, dan punggung.

"Refleksi itu lebih ke titik-titik saraf yang dapat menetralisir peredaran darah," terang Jamal, Kepala Cabang Kokuo di Batam.

Jamal menambahkan, Kokuo sengaja memberikan pijatan refleksi pada punggung, karena pada bagian punggung juga menghilangkan stres, rerutama bagi kamu yang bekerja duduk di dalam ruangan.

Lamanya refleksi ini bisa dipilih antara satu jam, 1,5 jam. Atau dua jam. Dalam waktu tersebut, kamu sudah bisa merasakan pemijatan refleksi di bagian kaki, kepala, tangan, dan punggung. Pada bagian tersebutlah banyak terdapat titik saraf.

Kokuo sendiri sudah cukup lama berdiri di Batam dan telah mempunyai training centre sendiri. Sehingga, para terapis Kokuo sudah punya keahlian sesuai standar karena diajarkan dari awal mengenai dasar-dasar dari refleksi.

"Training kami pusatnya di Jakarta. Kokuo ada di beberapa daerah selain di Batam. Seperti Jakarta, Bali, Bandung, Cirebon dan Tanggerang," ungkap Jamal.

Dia menambahkan, saat di satu titik ditekan dan terasa sakit, kemudian terapis akan menjelaskan mengapa titik tersebut sakit dan berhubungan dengan ke aliran saraf yang mana.

Saat melakukan refleksi bagian yang terasa sakit tidak bisa hilang begitu saat itu juga, melainkan harus dilakukan secara rutin dua bulan sekali. Bila dilakukan rutin, rasa sakit akan terus berkurang dan akhirnya pun bisa hilang.

Halaman
12
Penulis: andriani
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help