Ratusan Guru Resah, Tak Kembalikan Dana Sertifikasi Lebih Bakal Masuk Penjara. Ini Detailnya!

Ratusan guru resak,tak kembalikan dana sertifikasi lebih bakal masuk penjara. Guru naik haji,cuti dan tak masuk kerja tidak mendapat dana sertifikasi!

Ratusan Guru Resah, Tak Kembalikan Dana Sertifikasi Lebih Bakal Masuk Penjara. Ini Detailnya!
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG-Ratusan guru sekolah dasar di Bandar Lampung resah. Ini seiring kabar temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya bayar lebih tunjangan sertifikasi guru saat cuti.

Berdasarkan peraturan, guru yang sedang cuti, tidak diperbolehkan menerima tunjangan sertifikasi.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung Daniel Marsudi, Selasa (16/5).

Menurut dia, BPK menemukan adanya dana sertifikasi yang diterima guru saat mereka sedang cuti. Total tunjangan sertifikasi yang harus dikembalikan sekitar Rp 400 juta.

"Tapi sudah sekitar 50 persen guru mengembalikan. Kalau jumlah total guru yang harus mengembalikan dana sertifikasi, datanya ada di kantor, saya lupa," jelas Daniel.

Pengembalian dana tunjangan ini selambat-lambatnya pada 19 Mei.

"Jika tidak dikembalikan selambat- lambatnya tanggal itu, maka BPK akan melanjutkan persoalan ini ke kejaksaan," kata dia.

Menurutnya, dana sertifikasi merupakan tunjangan profesi guru berdasarkan kinerja. Jika guru tidak bekerja, seperti menjalani cuti, maka tunjangan yang diterima selama cuti itu harus dikembalikan.

"Jadi semua yang sedang cuti, tidak berhak menerima tunjangan ini. Baik cuti melahirkan, melaksanaan umrah atau haji," kata dia.

Ia mengaku memahami kesulitan guru untuk mengembalikan dana itu, apalagi ini mau menjelang tahun ajaran baru, ramadan dan Idul Fitri. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved