BENARKAH? Ada Lapisan Pelindung Baru yang Menyelimuti Bumi. Ini Penjelasan NASA

Lapisan itu tercipta ketika gelombang komunikasi radio berinteraksi dengan radiasi partikel energi tinggi yang ada di atmosfer

BENARKAH? Ada Lapisan Pelindung Baru yang Menyelimuti Bumi. Ini Penjelasan NASA
NASA
Ilustrasi lapisan pelindung Bumi yang tercipta berkat interaksi gelombang VLF dan partikel berenergi tinggi. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Wahana antariksa Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengungkap adanya lapisan pelindung baru menyerupai gelembung yang menyelimuti bumi dari bahaya.

Lapisan itu tercipta ketika gelombang komunikasi radio berinteraksi dengan radiasi partikel energi tinggi yang ada di atmosfer.

Gelombang komunikasi radio salah satunya digunakan untuk komunikasi dengan kapal selam. Jenis gelombang yang dipakai adalah berfrekuensi sangat rendah (VLF).

VLF bisa merentang hingga ketinggian atmosfer dan memengaruhi gerak partikel berenergi tinggi yang aktif di area tersebut.

Rifath Sharook dan satelit KalamSat ciptaannya.
Rifath Sharook dan satelit KalamSat ciptaannya. (KOMPAS.com)

Baca: HEBAT! Remaja India Ini Ciptakan Satelit Teringan di Dunia dan Dipakai NASA

Interaksi antara VLF dan partikel berenergi tinggi mencipatakan halangan yang terlihat jelas oleh wahana antariksa.

Melihat kenyataan bahwa VLF berasal dari teknologi buatan manusia, maka bisa dibilang lapisan pelindung itu tercipta berkat peran serta manusia.

Diwartakan The Atlantic, Kamis (18/5/2017), lapisan pelindung itu ditemukan berkat penelitian soal sabuk radiasi Van Allen, lapisan partikel berbentuk mirip donut yang secara alami menyelimuti bumi.

Menurut ilmuwan, lapisan pelindung yang tecipta berkat gelombang komunikasi radio berbatasan dengan sabuk Van Allen.

Menurut data satelit, bagian dalam sabuk Van Allen saat ini berada lebih jauh dari tahun 1960.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved