ALAMAK. 3,8 Juta Kendaraan Bermotor di Jakarta Tak Bayar Pajak. Ini Rencana Pemprov DKI

Berdasarkan data Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta, hingga saat ini ada jutaan unit kendaraan bermotor tak bayar pajak.

ALAMAK. 3,8 Juta Kendaraan Bermotor di Jakarta Tak Bayar Pajak. Ini Rencana Pemprov DKI
kompasotomotif
ilustrasi. STNK dan pajak kendaraan bermotor 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berdasarkan data Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta, hingga saat ini ada jutaan unit kendaraan bermotor di Jakarta yang tak membayar pajak.

Karenanya, Pemprov DKI (Badan Pajak dan Retribusi Daerah) bekerja sama dengan pihak kepolisian, Satpol PP, Badan Pajak dan Dinas Perhubungan, akan mengadakan razia bersama kendaraan yang belum daftar ulang (BDU).

Pelaksanaan awal dimulai pada awal atau akhir Mei 2017 ini.

Baca: Melaju dari Arah Sama, Dua Sepeda Motor Terlibat Laka Lantas di Batam Centre. Begini Kondisinya

Baca: Akhirnya, Film Gangster Kampung Man Buatan Sineas Anambas Diluncurkan

Baca: Jelang Lebaran, Kendaraan Pengangkut Barang Dilarang Lewat Jalur Mudik. Cek Jadwal dan Kriterianya

Sesuai hasil rekapitulasi data Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta, sekitar 3,8 juta unit kendaraan bermotor belum membayar pajak. Sepeda motor mendominasi dengan 3,2 juta dan roda empat 600.000 unit kendaraan.

Namun, menurut AKBP Budiyanto, Kasubdi Bid Gakkum Dirlanas Polda Metro Jaya, rencana razia itu ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

"Orang pajak sudah menghubungi saya dan katanya diundur dulu razianya," kata Budiyanto saat dihubungi Otomania.com, Selasa (23/5/2017).

Alasan diundur, lanjut Budiyanto ada yang belum siap, terutama mengenai data kendaraan bermotor yang tidak membayar pajak.

"Diundurnya sampai kapan belum jelas, kami tinggal menunggu arahan dari orang pajak DKI Jakarta saja," ucap Budiyanto. (*)

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Wartakota dengan judul: Pemprov DKI-Polisi Bakal Razia Khusus Kendaraan Belum Bayar Pajak, Jumlahnya 3,8 Juta Unit

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help