Semarak Ramadan

NEWSVIDEO. Satgas Pangan Temukan Produk Kadaluarsa dan Gula Rafinasi Impor

Kami juga suda meminta alamat distributornya untuk gula ini. Yang pasti tidak boleh dijual dan kita akan selidiki dari mana barang-barang ini masuknya

Laporan Tribun Batam, Eko Setiawan

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Dari hasil sidak yang dilakukan oleh tim gabungan Satgas Pangan ditemukan beberapa barang yang sudah memasuki waktu expired atau kadaluarsa.

Barang-barang tersebut diminta ditarik dari peredaran dan nantinya akan di musnahkan.

Barang-barang tersebut diketahui ketika anggota tim melakkan pengecekan sejumlah grosir.

"Ada beberapa barang yang hampir kadaluwarsa. Kita pastikan akan ditarik dan dimusnahkan. Dengan adanya sidak ini kita tahu ada barang yang sudah tidak layak diedarkan," kata Dirkrimsus Polda Kepri Kombes Budi Suryanto yang memimpin sidak.

Selain itu, dalam sidak tersebut juga ditemukan gula rafinasi yang tidak mempunyai SNI.

Polisi sudah meminta kepada pedagang untuk tidak menjual gula seperti itu lagi.

"Kami juga suda meminta alamat distributornya untuk gula ini. Yang pasti tidak boleh dijual dan kita akan selidiki dari mana barang-barang ini masuknya," sambungnya.

Tim gabungan Satgas Pangan ini terdiri dari Polda Kepri, Desperindag dan Balai Karantina melakukan sidak pasar menjelang masuknya bulan Ramadan.

Pasar yang menjadi sasaran diantaranya kawasan pasar tos 300, Puja bahari dan gudang daging.

Budi berharap, selama Ramadan, semua stok aman dan tidak ada kenaikan harga kebutuhan pokok yang luar biasa.

"Kita sudah ingatkan kepada mereka supaya tidak mengambil untung banyak. Berikan space kepada pedagang. Biar mereka menjualnya juga tidak terlalu mahal," sebutnya lagi.

Penulis:
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved