Semarak Ramadan

Harga Bawang Putih Mulai Meroket di Pasar Karimun

Kasatreskrim Polres Karimun AKP Dwihatmoko Wiraseno mengatakan saat ini sudah ada Satuan Tugas (Satgas) Pangan bentukan Ditreskrimsus Polda Kepri.

Harga Bawang Putih Mulai Meroket di Pasar Karimun
HUMAS PEMPROV KEPRI
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun di Pasar Puan Maimun Karimun 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Dua hari menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1438 Hijriah/2017 Masehi, pergerakan harga sembako di Karimun masih fluktuatif.

Komoditi bawang putih beberapa pekan terakhir terlihat terus menunjukkan peningkatan harga.

Berdasarkan survei pasar yang dilakukan Dinas Perdagangan Karimun, harga bawang putih saat ini sudah menyentuh Rp 50 ribu per kilogram, sebelumnya masih terpantau sekitar Rp 40 ribu.

Tidak hanya bawang putih, telur ayam buras juga mengalami kenaikkan dari sebelumnya Rp 1.300 per butir, naik menjadi Rp 1.500 per butir.

Kadis Perdagangan Karimun, Muhammad Yosli optimistis harga telur ayam buras tersebut masih bisa turun jika pasokan telur lokal dari Kundur sudah masuk ke Karimun.

"Telur lokal kita ada di Sawang, Kundur. Dari Sumatera, Pekanbaru juga bisa. Jadi masih fluktuatiflah," kata Yosli kepada Tribun Batam, Kamis (25/5/2017).

Hasil survei harga pasar Dinas Perdagangan Karimun medio Senin (22/5/2017), daging sapi beku Rp 88 ribu per kilogram, beras premium Rp 14 ribu per kg, beras medium Rp 13 ribu, gula pasir Rp 13.500, minyak goreng curah Rp 13 ribu, tepung terigu Rp 8 ribu, kacang kedelai Rp 9 ribu, kacang tanah Rp 22 ribu, mentega Rp 14 ribu.

Daging sapi segar Rp 140 ribu, daging ayam buras Rp 28 ribu (bulat) dan Rp 33 ribu (bersih).

Ayam kampung Rp 60 ribu, cabai merah Rp 40 ribu, cabai rawit Rp 36 ribu, cabai hijau Rp 24 ribu, cabai merah kering Rp 40 ribu dan bawang merah Rp 28 ribu.

Di tempat terpisah, Kasatreskrim Polres Karimun AKP Dwihatmoko Wiraseno mengatakan saat ini sudah ada Satuan Tugas (Satgas) Pangan bentukan Ditreskrimsus Polda Kepri.

"Di Karimun sejumlah instansi masuk, kami, Pemkab Karimun. Tugasnya jangan sampai ada aksi penimbunan sembako," kata Dwihatmoko.

Satgas pangan, salah satu tugasnya mengawasi pergerakan harga sembako di pasaran.

Apabila ada kenaikan yang mendadak, Satgas Pangan akan turun melakukan pengecekan.

Penulis: Rachta Yahya

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved