Kisah Ironis Lifter Juara Asia asal Sumbar, Dapat Sanksi KONI Gara-gara Hal Sepele Ini

Saya juga enggak tahu kenapa bisa sampai terancam sanksi dari KONI Sumbar. Sejauh ini, belum ada komunikasi dengan mereka terkait sanksi

Kisah Ironis Lifter Juara Asia asal Sumbar, Dapat Sanksi KONI Gara-gara Hal Sepele Ini
ist
Sandra Diana Sari berhasil mengharumkan nama Indonesia pada Kejuaraan Angkat Berat Asia di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 1-5 Mei 2017. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, PADANG - Sandra Diana Sari mengharumkan nama Indonesia dengan meraih empat medali emas pada Kejuaraan Angkat Berat Asia 2017,1-5 Mei lalu.

Namun, kini dia terancam mendapatkan sanksi.

Dara 22 tahun kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat, itu terancam sanksi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat setelah melakukan aksi turun ke jalan untuk menggalang dana.

Sandra mengaku kali pertama mengetahui soal sanksi tersebut dari berita yang tersebar di situs internet.

"Saya juga enggak tahu kenapa bisa sampai terancam sanksi dari KONI Sumbar. Sejauh ini, belum ada komunikasi dengan mereka terkait sanksi," kata Sandra saat dihubungi JUARA.net, Jumat (26/5/2017) sore.

"Katanya sih, karena melakukan aksi penggalangan dana di jalan, saya dianggap mencemarkan nama baik KONI Sumatera Barat. Sejujurnya, saya tidak ada niat seperti itu," tutur Sandra.

Sandra menggalang dana agar dapat mengikuti Kejuaraan Nasional Angkat Berat 2017 yang akan diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara, pada Agustus mendatang.

Ia memang tak punya cukup dana untuk membiayai persiapan mengikuti kejuaraan tersebut.

Setelah berprestasi pada Kejuaraan Angkat Berat Asia 2017, dia tak menerima penghargaan berupa hadiah atau bonus dari KONI Sumatera Barat.

Padahal, dia meraih empat medali emas dari kelas 52 kg yunior putri, yakni nomor lomba squat (170 kg), bench press (170 kg), deadlift (170 kg), dengan total angkatan 430 kg.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help