TribunBatam/

WAH! Agar Bisa Lolos di Pelabuhan, Warga Malaysia Ini Nekat Telan Lima Paket Sabu

MN (41), warga negara Malaysia yang tertangkap di Wisma Pesona punya cara yang unik menyelundupkan sabu dari Malaysia.

WAH! Agar Bisa Lolos di Pelabuhan, Warga Malaysia Ini Nekat Telan Lima Paket Sabu
MN, warga Malaysia yang tertangkap membawa sabu seberat 93 gram di Hotel Wisma Pesona Tanjungpinang. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM.TANJUNGPINANG - MN (41), warga negara Malaysia yang tertangkap di Wisma Pesona punya cara yang unik menyelundupkan sabu dari Malaysia.

Untuk mengelabui petugas di pelabuhan, sabu seberat 93,95 gram yang dibungkus dalam lima paket, ditelan.

Tentu saja nantinya sabu itu akan dikeluarkan lewat anus.

Namun, belum sabu itu dikeluarkan, pria ini sudah dibekuk Satnarkoba Polresta Tanjungpinang di Hotel Wisma Pesona Tanjungpinang, Rabu 24/5/2017).

"Jumlahnya yang saya tahu 93 gram. Dia itu menelan sabu yang telah di kemasnya. Lalu dia keluarkan kembali lewat anus," ujar Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, Jumat (26/5/2017).

Joko mengatakan, penangkapan MN berdasarkan informasi dari masyarakat.

Baca: Warga Malaysia Bawa 90 Gram Sabu.Lewat Batam, Tertangkap di Tanjungpinang

Pelaku datang dari Malaysia melalui Pelabuhan Batam Center, Batam. Setelah itu ke Pelabuhan Punggur dan naik kapal ferry menuju Tanjungpinang.

Sesampai di Tanjungpinang, pelaku kemudian diantarkan oleh dua orang yang diketahui sebagai jasa pengantaran travel ke hotel.

Saat ditangkap pelaku sempat mengelak. Namun setelah dilakukan interograsi, petugas curigai narkoba di dalam anusnya.

AKP Muhammad Jaiz, Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang menuturkan, sabu itu terdiri atas lima paket dan berhasil dikeluarkan dari dalam anusnya.

Barang bukti laainjuga diamankan diantaranya sebuah buku paspor, satu lembar tiket fery dan tiket bus Batupahat-Johor Bahru.

Kemudian, satu lembar pas penumpang terminal Telaga Punggurhandphone merk CSL warna putih dan handphone merk Winds warna hitam.

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help