KARIMUN TERKINI

BPOM Karimun Hanya Razia Pedagang Kecil? Ini Jawaban Pejabatnya

Para pedagang menyebutkan, petugas sama sekali tidak memeriksa minimarket dan supermarket di sekitar pasar ataupun yang jauh dari pasar

BPOM Karimun Hanya Razia Pedagang Kecil? Ini Jawaban Pejabatnya
TRIBUNBATAM/ELHADIF PUTRA
Razia kosmetik yang dilakukan BPOM Karimun 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Sebagian pedagang kosmetik di Karimun menganggap Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tebang pilih dalam melakukan razia.

Pasalnya saat melakukan pengawasan kosmetik di Karimun beberapa waktu lalu, pedagang merasa petugas BPOM Batam hanya merazia toko-toko kecil saja.

Para pedagang menyebutkan, petugas sama sekali tidak memeriksa minimarket dan supermarket di sekitar pasar ataupun yang jauh dari pasar.

Menurut para pedagang, barang-barang yang mereka jual juga dijual di minimarket ataupun supermarket.

Baca: Kawasan Ekonomi Galang Batang Sebentar Lagi Rampung. Siapa yang Akan Meresmikan?

Baca: Mau Dapat Bantuan Pemerintah? Kelompok Tani Harus Berbadan Hukum. Ini Alasannya

Baca: Warga Bukit Bestari Ini Meninggal Bukan Karena Kekerasan. Begini Hasil Visum Polisi

"Yang dirazia cuma pedagang kecil ini saja. Pedagang besar tidak. Bahkan ada toko di kawasan Balai (Tanjungbalai) yang terang-terangan memajang kosmetik-kosmetik yang kemarin BPOM sita dari kami, tapi tidak disentuh sama sekali," kata Ajo, seorang pedagang kosmetik di pasar Puan Maimun.

Kepala Seksi Pemeriksaan, Penyelidikan, Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM Batam, Mardianto yang dikonfirmasi membantah hal tersebut.

Mardianto yang dijumpai usai acara penyuluhan pasar aman kepada pedagang Pasar Puan Maimun mengatakan pihaknya tidak pilih-pilih saat operasi.

"Kami turun, artinya kita tidak pilih-pilih," bantah Mardianto.

Menurut Mardianto, produk-produk kosmetik ilegal memang banyak masuk ke toko-toko kecil dibandingkan toko besar.(*) 

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Senin, 29 Mei 2017

Penulis: Elhadif Putra
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help