Selama Ramadan, Pemprov DKI Larang Kegiatan Sahur On The Road. Ini Alasannya

Penertiban terhadap masyarakat yang melakukan SOTR merupakan ranah aparat kepolisian, sehingga ia menyerahkan hal tersebut pada yang berwenang.

Selama Ramadan, Pemprov DKI Larang Kegiatan Sahur On The Road. Ini Alasannya
KOMPAS.COM
Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengaku telah melakukan koordinasi dengan Wakapolda Metro Brigjen Pol Suntana, terkait upaya pelarangan kegiatan kegiatan Sahur On The Road (SOTR) selama Ramadan.

"Kami sudah koordinasi sama Wakapolda (Metro)," ujar Djarot saat ditemui di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (29/5/2017).

Ia meminta secara tegas pada Polda Metro untuk menindak langsung masyarakat yang melakukan SOTR.

"(Kalau ada) seperti itu ya ditangkap, diperiksa suratnya, tindak langsung," tegas Djarot.

Baca: Gendang Telinga Pecah dan Punggung Tertancam Kawat, Begini Sekarang Kondisi Mahasiswi Korban Bom

Baca: Hingga 15 Juni, Empat Tersangka Suap Kemendes Bakal Ditahan Terpisah

Baca: Sepi, Pengaduan Warga di Balai Kota Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadan

Menurut mantan Wali Kota Blitar itu, penertiban terhadap masyarakat yang melakukan SOTR merupakan ranah aparat kepolisian, sehingga ia menyerahkan hal tersebut pada yang berwenang.

"(Penertiban) itu kan ranahnya kepolisian," kata Djarot.

Alasan Pemprov DKI melarang SOTR karena mengganggu kenyamanan para pengendara dan pengguna jalan lainnya, termasuk mengancam keselamatan diri sendiri dan orang lain. (*)

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Tribunnews.com dengan judul : Pemprov DKI Larang Kegiatan Sahur on The Road, Djarot: Kami Sudah Koordinasi dengan Polda

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved