TribunBatam/

Kasus Korupsi ADD Kuala Raya, Kades Suryadi Jadi Pesakitan di Pengadilan Tanjungpinang

Kasus Korupsi ADD Kuala Raya, Suryadi Jadi Pesakitan di Pengadilan Tanjungpinang

Kasus Korupsi ADD Kuala Raya, Kades Suryadi Jadi Pesakitan di Pengadilan Tanjungpinang
tribunbatam/wahib waffa
Suryadi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Terkuat modus dugaan Korupsi penggunaan Anggaran Da‎na Desa (ADD) Desa Kuala Raya Kecamatan Dabo Singke‎p Barat kabupaten Lingga. Kini nasib kepala Desa yang menjadi terdakwa yakni Suryadi (47) menjalani Sidang perdana.

Okky Fathoni Jaksa Penuntut Umum (JPU) ‎Kejari Lingga yang menyidangkan kasus tersebut menyatakan dalam sidang bahwa terdakwa menyalah gunakan anggaran senilai Rp. 212.248.000 pada tahap pencairan yang semestinya digunakan untuk pembangunan balai pertemuan desa tahun anggaran 2015.

"Dalam tahap pertama pencairan sebesar Rp 413.000.000 yang digunakan untuk opersional atau intensif RT RW di desa tersebut. Penggunaan dana tahap pertama telah sesuai penempatanya, namun untuk pencairan tahap kedua senilai 212.248.000 untuk pembangunan digunakan untuk kepentingan pribadi," kata Okky Fathoni dalam persidangan, Selasa (30/5).

Menurutnya, beberapa permasalahan yang terjadi yakni kepala desa tidak sanggup mempertanggungjawabkan dana pada tahap dua. Yang mana dana tersebut sesuai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang telah tertuang pada dakwaan digunakan‎ untuk kepentingan pribadi dan sebagian pun dipinjamkan ke orang lain. (*)

Berita terkait baca Harian Tribun Batam edisi Rabu (31/5/2017)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help