Australia Larang Paedofil Pergi ke Luar Negeri. Ini Alasannya

"Tahun lalu saja, hampir 800 orang yang terdaftar sebagai pelaku seks anak bepergian ke luar negeri dari Australia," kata Bishop

Australia Larang Paedofil Pergi ke Luar Negeri. Ini Alasannya
AFP
Peter Scully (52), pria Australia terdakwa kasus paedofilia di Filipina. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, CANBERRA - Pemerintah Federal Australia segera memperkenalkan undang-undang yang akan melarang ribuan orang yang diketahui sebagai paedofil pergi ke luar negeri tanpa izin.

Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop mengatakan. aturan ini merupakan "yang pertama di dunia".

"Tahun lalu saja, hampir 800 orang yang terdaftar sebagai pelaku seks anak bepergian ke luar negeri dari Australia," kata Bishop.

Dan setengah dari para paedofil itu melakukan perjalanan ke berbagai negara di Asia Tenggara.

Sekitar 20.000 paedofil terdaftar di dalam Daftar Nasional Pelaku Pelanggaran Kejahatan Seksual Anak di Australia (Australian National Child Offender Register).

Baca: Australia Larang Corby Ambil Keuntungan dari Kasus Hukumnya di Indonesia. Ini Alasannya

Baca: Jadi Buruan Pencari Berita, Bermodal Ini Corby Bikin 40 Wartawan Australia Gigit Jari!

Mereka yang masih berstatus wajib lapor akan ditolak saat mengajukan permohonan pembuatan paspor atau jika sudah memiliki maka paspornya akan dibatalkan, termasuk saat orang itu berada di luar negeri.

Menteri Kehakiman Australia, Michael Keenan mengatakan, tindakan tersebut adalah "tindakan keras terkuat terhadap pariwisata seks anak yang pernah ada".

Dalam satu kasus tahun lalu, seorang pria Australia, Robert Andrew Fiddes Ellis dijatuhi hukuman penjara selama 15 tahun karena melakukan penganiayaan seksual terhadap 11 anak di bawah umur di Bali.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved