Pro Kontra Ojek Online

Kantornya Tak Urus Izin, Driver Ojek Online Merasa Dipojokkan

kita sebagai driver merasa terpojok oleh beberapa kebijakan. Ya, kita berharap saja agar kantor bisa secepatnya menyelesaikan permasalahan

Kantornya Tak Urus Izin, Driver Ojek Online Merasa Dipojokkan
Suasana hearing Komisi I DPRD Batam dengan Dinas Perhubungan dan perwakilan ojek online dan ojek pangkalan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Keputusan Dinas Perhubungan Kota Batam terkait larangan atau pemberhentian sementara operasi operator ojek online di seluruh wilayah Kota Batam menimbulkan kekecewaan para driver ojek online.

Pasalnya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi I DPRD Kota Batam, Rabu (31/5/2017), seorang perwakilan driver ojek online juga mempertanyakan terkait legalitas ojek pangkalan.

"Kenapa hanya ojek online saja yang karena tidak ada legalitas, sampai harus diberhentikan. Sedangkan hal yang sama juga terjadi dalam lingkup ojek pangkalan," ujar Joko, perwakilan ojek online.

Para driver ojek online mengaku mereka merasa di pojokkan dengan keputusan tersebut.

Selama sembilan bulan ini mereka tahu bahwasanya kantor ojek online mempunyai ijin dan legalitas yang sah untuk beroperasi.

Baca: Mulai Besok, Operator Ojek Online Distop Oleh Dishub Batam. Ini Alasannya

Mereka berharap kantor mereka segera mengurus persyaratan sebagaimana yang telah disebutkan oleh Dinas Perhubungan Kota Batam.

"Terus terang, kita sebagai driver merasa terpojok oleh beberapa kebijakan. Ya, kita berharap saja agar kantor bisa secepatnya menyelesaikan permasalahan dengan pemerintah," ujar Masri, perwakilan dari driver ojek online.

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved