TribunBatam/

Sebaiknya Anda Tahu

Terungkap! Inilah Si Pembuat Spanduk Warung Tenda Soto Lamongan. Ini Total Pelangganya!

Terungkap! Inilah Si Pembuat Spanduk Warung Tenda Soto-Penyet Lamongan yang Melegenda! Ini Total Pelangganya!

Terungkap! Inilah Si Pembuat Spanduk Warung Tenda Soto Lamongan. Ini Total Pelangganya!
KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Hartono (47) sedang melukis pesanan spanduk Soto Lamongan di bengkel kecilnya, Kedoya, Bekasi, Selasa (30/5/2017). Jemarinya masih lincah mencampur warna demi warna di atas lembaran kertas spanduk di tengah himpitan spanduk print yang banyak mendominasi pasar 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BEKASI-Jika Anda mengunjungi warung Soto Lamongan atau Pecel Lele, salah satu yang ikonik ialah spanduknya yang dilukis seragam.

Di antara banyaknya Soto Lamongan yang tersebar, ternyata hanya ada sedikit orang yang bisa membuat spanduk ikonik tersebut.

Baca: Heboh! Komeng Jadi Saksi Nikah, Mempelai Wanita Ini Tak Bisa Berhenti Tertawa

Baca: Terungkap! Inilah 8 Fakta Mengejutkan Irwan Mussry, Pria Super Tajir Calon Maia Estianty

Salah satu yang berhasil KompasTravel temui ialah Hartono (47), Selasa (30/5/2017). Laki-laki asli Lamongan yang sudah 20 tahun bergelut di dunia Soto Lamongan dan Pecel Lele-nya ini kini masih terampil memoles tinta diatas spanduk kain.

Kain demi kain yang terlukis warna-warni dengan ragam binatang, sedang dijemur di bagian depan rumahnya. Pemandangan ini akan Anda temui saat berkunjung ke Jalan Laskar Dalam nomer 83 Pekayon, Bekasi, Jawa Barat.

Hartono masih bertahan di tengah himpitan spanduk print yang kini mudah ditemui. Bukan tanpa alasan, dirinya pernah di posisi yang sangat membutuhkan spanduk lukis tersebut, tetapi sulit menemukannya.

“Kalau zaman dulu buatnya masih di Lamongan, dan waktu itu hanya satu yang buat tahun 92,” kata Hartono.

Sang pembuat spanduk lukis di Lamongan itu ternyata rekan Sekolah Menengah Pertama (SMP) nya, yang pernah kalah lomba lukis olehnya. Alhasil temannya tersebut pun tak mau melukis spanduk Soto Lamongan Hartono, karena merasa tersindir.

Hartono yang sudah memendam bakat melukis sejak SMP pun mencoba membuatnya sendiri. Tak disangka dari mulut ke mulut para perantau Soto Lamongan di Tangerang dan Jakarta memesan spanduk padanya.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help