Anak Diejek Temannya? Jangan Keburu Emosi. Coba Cara Ini Untuk Mengatasinya

Orangtua sebaiknya tidak meremehkan ejekan yang diterima anak di sekolah atau lingkungan rumah karena hal itu bisa membuat kepercayaan diri anak jatuh

Anak Diejek Temannya? Jangan Keburu Emosi. Coba Cara Ini Untuk Mengatasinya
tribunnews.com
ilustrasi ibu dan anak 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Dalam bersosialisasi, terkadang seseorang kerap menerima ejekan seperti sebutan atau julukan yang tidak menyenangkan. Termasuk anak-anak.

 Apa yang sebaiknya dilakukan orangtua ketika si buah hati mengadu karena ejekan teman-temannya?

Sebelum ikut emosi mendengar keluh kesah anak, tunjukkan empati Anda kepada anak dengan mendengarkan keluhannya dan tanyakan apa alasan teman-temannya mengejek.

Misalnya, ketika si kecil diejek gendut atau jelek, tanyakan apakah menurutnya ejekan itu benar atau salah.

Agar kepercayaan diri anak tumbuh kembali, besarkan hati anak dengan menunjukkan kelebihan yang ia miliki, seperti sifatnya yang ramah, rajin belajar, atau pintar bernyanyi. Bila anak diejek karena bentuk fisiknya yang gemuk misalnya, ajak anak lebih aktif bergerak untuk membakar kelebihan lemak.

Orangtua sebaiknya tidak meremehkan ejekan yang diterima anak di sekolah atau lingkungan rumah karena hal itu bisa membuat kepercayaan diri anak jatuh dan menurunkan semangatnya untuk bersekolah atau berteman.

Baca: Bisa Sebabkan Luka Bakar, Waspadai Zat Kimia Berbahaya dalam Mainan Slime

Baca: Nggak Gratis, Isi Ulang Uang Elektronik Bakal Kena Biaya. Besarnya?

Baca: Jangan Sepelekan. Makan dan Minum Sambil Berdiri Ternyata Bahayakan Lambung. Ini Akibatnya

Anda juga berhak mengajak bicara teman-teman anak yang mengejek. Sebagai orang dewasa, tentu Anda perlu menunjukan kematangan dengan menasehati sesuai tingkat pemahaman anak.

Jika kejadiannya di sekolah dan hal ini membuat anak murung, sampaikan permasalahan ini kepada guru.

Tak ada salahnya jika Anda berbicara langsung dengan orangtua anak yang suka mengejek sebagai langkah pencegahan agar tidak berkembang menjadi lebih buruk. Walau respon orangtua anak tersebut belum tentu baik, tetapi paling tidak mereka mengetahui perilaku buruk anaknya sehingga bisa memberi nasihat agar sikapnya berubah. (*)

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Kompas.com dengan judul : Bagaimana Orangtua Bersikap Ketika Anak Diejek oleh Temannya

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help