BATAM TERKINI

Ingin Urus IMB? Kantongi Dulu Surat KRK dari Pemko Batam. Begini Cara Mengurusnya

Masyarakat Kota Batam yang ingin mengurus IMB, kini sudah bisa mengurus surat Keterangan Rencana Kota ke Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang

Ingin Urus IMB? Kantongi Dulu Surat KRK dari Pemko Batam. Begini Cara Mengurusnya
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Masyarakat Kota Batam yang ingin mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB), kini sudah bisa mengurus surat Keterangan Rencana Kota (KRK) ke Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam di Sekupang.

Surat KRK itu memang menjadi syarat baru yang ditetapkan Dinas Penanaman Modal (DPM) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemko Batam untuk mengurus IMB.

Dalam hal ini, DPM PTSP Pemko Batam tidak lagi menjadikan fatwa planologi yang diurus ke BP Batam, sebagai syarat mengurus IMB. Sebagai gantinya, dibuatlah KRK.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar mengatakan, sejak diluncurkan pertengahan Mei lalu, kini sudah ada tiga pemohon yang memasukkan berkas ke dinasnya. Satu untuk hotel, satu untuk Masjid Agung II di Batuaji yang menjadi gawean Pemko Batam, dan satu lagi untuk perumahan.

"Baru Minggu lalu masuknya. Sudah ada tiga pemohon," kata Suhar kepada Tribun, Kamis (1/6/2017) di Batam Center.

Baca: Belum Ada Anggaran, Ini Langkah Pertama Pemko Atasi Banjir di Batam

Baca: Batam Darurat Banjir, Wali Kota Sebut 15 Titik Banjir Ini Paling Parah

Baca: Bakal Panggil Developer, Wali Kota Minta Mereka Serahkan Fasum ke Pemko Batam

Kini ketiga permohonan itu sedang diproses untuk penerbitan KRK. Hanya saja diakui Suhar, untuk pemohon yang akan membangun perumahan, prosesnya lebih hati-hati. Lantaran berdampak pada lingkungan.

"Untuk yang perumahan karena lokasi pembangunannya dekat dengan danau, mau kami undang dulu pemohonnya," ujar dia.

Bagaimana cara mengurus KRK? Suhar mengatakan syaratnya mudah. Pemohon cukup menyertakan fotokopi peta lokasi, fotokopi KTP dan mengisi lembaran permohonan.

"Tak ada bayar-bayar," kata Suhar.

Waktu pengurusannya juga diklaim lebih cepat. Ada jangka waktu yang digolongkan dalam luas daerah. Untuk bangunan yang akan berdiri di atas lahan kurang dari 500 m2, waktu pengurusannya ditetapkan selama tujuh hari.

Untuk bangunan yang akan berdiri di atas lahan 500 m2-1.000 m2, jangka waktunya 10 hari dan untuk bangunan yang akan berdiri di atas lahan 1.000 m2, diatas 10 hari. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak, Jumat 2 Juni 2017

Tags
IMB
Batam
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help