Sebaiknya Anda Tahu

Mengejutkan! Lima Butir Pancasila Ternyata Lahir di Bawah Pohon Sukun. Begini Kisahnya!

Mengejutkan! Lima Butir Pancasila Ternyata Lahir di Bawah Pohon Sukun. Begini kisahnya!

Mengejutkan! Lima Butir Pancasila Ternyata Lahir di Bawah Pohon Sukun. Begini Kisahnya!
Intisari Online
Gambar Garuda 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM-Lima butir Pancasila yang kita kenal sekarang ini ternyata lahir di bawah pohon sukun.

Baca: Inilah Evolusi Gambar Garuda di Lambang Negara Kita. Ini Gambar Awalnya!

Baca: Heboh! Komeng Jadi Saksi Nikah, Mempelai Wanita Ini Tak Bisa Berhenti Tertawa

Pohon sukun itu terletak sekitar 700 meter dari kediaman Soekarno di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, ketika diasingkan oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada 1934.

Pada 14 Januari 1934, Bung Karno bersama sang istri, Inggit Garnasih serta ibu mertua, Ibu Amsi, dan anak angkatnya, Ratna Djuami, tiba di rumah tahanan yang terletak di Kampung Ambugaga, Ende.

Kehidupan Soekarno dan keluarga di Ende serba sederhana dan jauh dari hiruk-pikuk politik seperti di kota besar.

Dibuangnya Soekarno ke daerah terpencil dengan penduduk berpendidikan rendah memang sengaja dilakukan Belanda untuk memutus hubungan Soekarno dengan para loyalisnya.

Dikutip dari buku Bung Karno dan Pancasila, Ilham dari Flores untuk Nusantara, Soekarno jadi lebih banyak berpikir daripada sebelumnya. Ia mulai mempelajari lebih jauh soal agama Islam hingga belajar soal pluralisme dengan bergaul bersama pastor-pastor di Ende.

Tak banyak yang bisa dilakukan Bung Karno di tempat pengasingan yang begitu jauh dari Ibu Kota itu.

Sehari-hari, Soekarno memilih berkebun dan membaca. Untuk membunuh kebosanannya dengan aktivitas yang monoton itu, jiwa seni Bung Karno kembali tumbuh. Ia mulai melukis hingga menulis naskah drama pementasan.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved