Mengenaskan! Suami Kabur Dengan Wanita Lain, Ibu Ini Terpaksa Jadi PSK Demi Hidupi 4 Anaknya

Mengenaskan! Suami Kabur Dengan Wanita Lain, Ibu Ini Terpaksa Jadi PSK Demi Hidupi 4 Anaknya

Mengenaskan! Suami Kabur Dengan Wanita Lain, Ibu Ini Terpaksa Jadi PSK Demi Hidupi 4 Anaknya
KOMPAS.com/ ARI WIDODO
Para wanita yang kena razia dibawa ke Kantor Satpol PP Kabupaten Demak, Jateng Rabu (31/5/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, DEMAK-Sum (42), warga Desa Wonowoso, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terus menutupi wajahnya saat digelandang petugas ke kantor Satpol PP Kabupaten Demak, Rabu (30/5/2017) siang.

Baca: Heboh! Komeng Jadi Saksi Nikah, Mempelai Wanita Ini Tak Bisa Berhenti Tertawa

Baca: Terungkap! Inilah 8 Fakta Mengejutkan Irwan Mussry, Pria Super Tajir Calon Maia Estianty

Ibu empat anak yang diduga sebagai PSK itu bersama tiga temannya ditangkap petugas karena kedapatan menjajakan diri pada siang hari bolong saat umat Islam menjalankan ibadah puasa.

Para psk Pantura itu terkena razia petugas saat menunggu para pelanggannya di sebuah warung yang berlokasi di Jalan Lingkar Demak.

Sum mengaku baru menekuni peofesinya sebagai PSK sebulan terakhir. Hal itu terpaksa dia lakukan karena untuk menafkahi diri dan empat anaknya. Sebab, selepas suaminya pergi dengan wanita lain, kini dia lah satu-satunya tulang punggung keluarga.

Dalam sehari dia hanya melayani 1 sampai 2 laki-laki hidung belang dengan tarif Rp 50.000 sekali kencan.

"Bisanya kerja beginian, Mas. Puasa ya tetap kerja toh. Mau kerja lainnya susah, jualan juga tidak punya modal," katanya kepada Kompas.com, Rabu.

Berbeda dengan pengakuan temannya, SW (43) warga Jepara. Dia membantah disebut sebagai psk meskipun tertangkap petugas di lokasi yang sama dengan psk lainnya. SW mengaku berada di warung tersebut karena bekerja sebagai pelayan dengan upah Rp 30.000 sehari.

SW rela bekerja mulai pukul 08.00-16.00 WIB dengan gaji sedikit, demi biaya sekolah anaknya yang duduk di bangku SMP. Terlebih pihak sekolah tempat anaknya menimba ilmu meminta agar segera melunasi kekurangan uang gedung sebesar Rp 250.000.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved