Ngeri! Banyak Ular Kobra Bersarang di Ruang Kelas Usai Banjir Nunukan. Begini Penampakannya!

Ngeri! Banyak Ular Kobra Bersarang di Ruang Kelas Usai Banjir Nunukan. Begini Penampakannya!

Ngeri! Banyak Ular Kobra Bersarang di Ruang Kelas Usai Banjir Nunukan. Begini Penampakannya!
Kompas.com/Sukoco
Sejumlah siswa SMA N 1 Sembakung menangkap ular cobra yang bersarang di ruang sekolah pasca banjir selama 2 minggu yang merendam bangunan sekolah. Akibat banjir membuat ujian akhir sekolah juga diundur 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN-Kapolres Nunukan, Kalimantan Utara, AKBP Jefri Yuniardi mendapat lapora banyaknya ular kobra masuk ke ruang SMAN 1, Kecamatan Sembakung, yang terdampak banjir kiriman dari Malaysia.

Baca: Mengenaskan! Suami Kabur Dengan Wanita Lain, Ibu Ini Terpaksa Jadi PSK Demi Hidupi 4 Anaknya

Baca: Mengharukan! Saat Dian Sastro Ingin Jadi Mualaf, Inilah Permintaan Ibu Kandungnya!

Jefri mendapat keluhan itu langsung dari kepala sekolah saat perwira polisi itu mengunjungi sekolah tersebut untuk memberikan bantuan, Rabu (31/5/2017).

Mendengar keluhan kepala sekolah tersebut, Jefri yang memberi bantuan perbaikan peralatan sekolah hanya tersenyum sambil memberi semangat kepada para guru. Dia pun berpesan agar siswa dan guru berhati hati dengan keberadaan ular kobra itu.

"Sebagai guru harus tetap bersemangat memberikan pendidikan di wilayah perbatasan demi anak bangsa," ujarnya, Rabu.

Kepala SMAN 1 Sembakung, Syarifah Camelia Faridah mengatakan, jika banjir merendam sekolah dipastikan akan banyak ular kobra membuat sarang di ruang kelas.

Padahal, selama 6 minggu terakhir, bangunan sekolah tersebut sudah 2 kali terendam banjir.

"Ada ular yang bersarang di kap lampu hasil karya siswa. Ular-ular tersebut sangat berbahaya kalau menggigit siswa. Hari ini saja ada lima ular kobra yang ditemukan di sekolah dan perumahan guru," ujarnya.

Rabu hari ini, banjir selama 12 minggu yang merendam 7 desa di Kecamatan Sembakung mulai surut. Namun karena keadaan sekolah yang masih banyak lumpur membuat ujian akhir sekolah diundur hingga Jumat depan.

Warga juga terlihat membersihkan rumah mereka dari genangan lumpur.

Selain memberikan bantuan ke sekolah, Kapolres Nunukan juga memberikan bantuan sembako dan obat-obatan kepada warga korban banjir melalui Kecamatan Sembakung. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved