TribunBatam/

BREAKINGNEWS. Perairan Lingga Kembali Makan Korban, Kapal Tenggelam. Awak Kapal Hilang

Setelah KM Surya Mentari tenggelam beberapa hari lalu, kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Lingga, Kamis (1/5/2017).

BREAKINGNEWS. Perairan Lingga Kembali Makan Korban, Kapal Tenggelam. Awak Kapal Hilang
dok Lantamal IV Tanjungpinang
Proses evakuasi kapal kapal tenggelam di perairan Dabo Singkep, kabupaten Lingga, Kamis (1/6/2017) sore. Tiga anak buah kapal masih dicari 

Laporan Thomm Limpahkan

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, LINGGA - Setelah KM Surya Mentari tenggelam beberapa hari lalu, kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Lingga, Kamis (1/5/2017).

Insiden ini terjadi pada kapal tanpa nama milik Akeng asal Pasir Panjang di perairan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

Korban yang mengalami langsung insiden ini berjumlah tiga orang Jumadi, .Madi dan Nong.

Kapal ini diduga tenggelam dihantam gelombang tinggi yang melanda perairan tersebut.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno usai menerima laporan dari Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto, langsung memerintahkan jajarannya untuk segera membantu tim Basarnas.

Sesuai laporan awal dari masyarakat nelayan setempat, titik koordinat kecelakaan laut ini terletak di sekitar perairan Tanjung Dato.

Lantamal IV Tanjungpinang mengerahkan Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Cempa milik Lanal Dabo Singkep ke lokasi kejadian sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapal tersebut berhasil ditemukan dalam posisi tenggelam dengan haluan kapal timbul di atas permukaan air pada posisi 00 03' 50" S-104 24' 47" T sekitar perairan Tanjung Datok.

Baca: BREAKINGNEWS: Nahkoda dan ABK Kapal Surya Mentari II Tenggelam di Lingga Ditemukan Selamat!

Baca: Kapal yang Tenggelam di Perairan Lingga Bermuatan 25 Ribu Dus Minuman Kaleng

"Lanal Dabo Singkep menurunkan Tim Western Fleet Qiuck Response WFQR-4. Bersama nelayan setempat, kita berhasil melakukan penyelamatan sekitar pukul 16.30 WIB,” jelas Eko.

Kapal ditarik menggunakan pompong masyarakat dan dikawal Patkamla Cempa menuju ke pelabuhan Pulun.

Delanjutnya, sekitar pukul 17.30 WIB kapal dikandaskan untuk keamanan dan akan diserahkan kepada pihak pemilik.

Sedangkan proses pencarian ketiga korban ABK hingga pukul 19.45 WIB oleh Patkamla Cempa belum membuahkan hasil.

Patkamla Cempah tiba di dermaga Posal Cempa pukul 20.45 WIB untuk melaksanakan SAR lanjutan.

Untuk mempercepat proses pencarian korban aksi tanggap Tim WFQR 4 Lanal Dabo Singkep meneruskan menginformasikan peristiwa kecelakaan tersebut kepada masyarakat nelayan untuk membantu pencarian para korban.

"Saat ini Danlanal Dabo Singkep melaksanakan koordinasi dengan Polres Lingga untuk melaksanakan SAR lanjutan, namun mengalami kesulitan karena cuaca ekstrim. Angin kencang dan gelombang laut yang tinggi menghambat proses pencarian ketiga ABK," ungkap Eko lagi.

Danlanal IV Tanjungpinang itu mengimbau para nelayan agar sebelum berlayar selalu memperhatikan informasi cuaca yang telah dikeluarkan oleh BMKG, serta melengkapi alat keselamatan life jacket.

Hal ini bertujuan untuk menghindari kecelakaan laut, karena dalam kurun waktu empat hari ini telah terjadi dua kali kecelakaan laut diwilayah tersebut.

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help