Liga Spanyol

Isco Tak Layak Jadi Pemain ke-12 Real Madrid. Ini Alasannya

Ia banyak dikagumi klub-klub mapan Eropa. Manchester City berniat menjadikannya sebagai suksesor David Silva

Isco Tak Layak Jadi Pemain ke-12 Real Madrid. Ini Alasannya
JAVIER SORIANO / AFP
Gelandang Real Madrid, Isco, merayakal gol yang diciptakannya pada pertandingan La Liga melawan Las Palmas, pada 1 Maret 2017. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MADRID - Isco Alarcon dinobatkan sebagai pemain terbaik Real Madrid musim 2016/17 versi suporter.

Bukti bahwa ia tak lagi pantas disebut sebagai pemain ke-12.

Bukanlah tanpa sebab Isco disebut sebagai pemain ke-12 Madrid.

Soal kualitas, memang tak ada yang meragukan pemain binaan Valencia itu.

Ia banyak dikagumi klub-klub mapan Eropa. Manchester City berniat menjadikannya sebagai suksesor David Silva.

Di tempat lain, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, pernah menyebut bisa bahagia hanya dengan melihat Isco bermain.

Terasa ironis bahwa sosok yang memicu kekaguman banyak klub besar itu sempat mengalami kesulitan menembus susunan starter Madrid.

Statistik Isco
Statistik Isco (JUARA.net)

Isco disebut pemain ke-12 karena baru akan memperoleh jatah merumput jika salah satu dari personel lini ofensif Los Blancos berhalangan tampil.

Namun, menilik performa musim ini, Isco tak lagi pantas disebut sebagai pemain ke-12.

Penghargaan Mahou Cinco Estrellas, alias simbol untuk pemain terbaik Madrid pilihan suporter, menjadi buktinya.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved