Namanya Terseret Kasus Korupsi Alkes, Amien Rais Janji Beberkan Kebenaran 5 Juni Mendatang

Ketua Dewan Pembina Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menjawab tudingan terkait aliran dana senilai Rp 600 juta dari Yayasan Soetrisno Bachir.

Namanya Terseret Kasus Korupsi Alkes, Amien Rais Janji Beberkan Kebenaran 5 Juni Mendatang
TRIBUNNEWS.COM
Amien Rais didampingi putra sulungnya, Hanafi Rais memberi pernyataan soal namanya yang disebut menerima aliran dana pengadaan alkes tahun 2005 di Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan (PPMK) Dinas Kesehatan dari Yayasan Soetrisno Bachir di kediamannya di Perumahan Taman Gandari, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menjawab tudingan terkait aliran dana senilai Rp 600 juta dari Yayasan Soetrisno Bachir dalam proyek pengadaan alat kesehatan penanggulangan kejadian luar biasa tahun 2005 di Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan (PPMK) Departemen Kesehatan.

Tudingan itu dilayangkan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri dalam persidangan Hari Rabu (31/5/3017) di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Ditemui di kediamannya di Perumahan Taman Gandari, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017), tokoh yang dikenal sebagai Bapak Reformasi itu memberi pernyataan kepada awak media untuk meredam isu tersebut agar tidak makin melebar.

"Setelah saya mendengar kabar itu, saya mem-"follow up" dengan menanyakan kepada sekretaris saya mengenai kebenaran melalui rekening bank yang saya miliki. Karena kejadian itu sudah berlangsung 10 tahun lalu saya segera me-"refresh" ingatan saya, waktu itu Pak Soetrisno Bachir menjanjikan bantuan untuk kegiatan operasional saya agar tidak membebani pihak lain," ujar Amien Rais.

Baca: Hingga 2019, KTP Anak di Jakarta Belum Wajib. Ternyata Ini Penyebabnya

Baca: Kepala Dinkes Batam: Libatkan Anak dan Remaja Sebagai Jumantik

Baca: Kasus DBD di Batam Meningkat, Kadinkes Bagikan Tips Pencegahan

Amien Rais mengakui Soetrisno Bachir sebagai tokoh yang dermawan yang selalu membantu kegiatan sosial maupun keagamaannya.

"Saya sudah berteman baik dengan beliau sejak tahun 1998 sebelum PAN berdiri. Dan sebagai entrepreneur yang baik dan dermawan beliau selalu membantu berbagai kegiatan saya baik kegiatan sosial maupun keagamaan," tegasnya.

Untuk semakin menegaskan posisinya dalam kasus tersebut, Amien Rais meminta awak media untuk menunggu saatnya mantan Ketua MPR RI itu memberi keterangan lengkap kepada KPK tanggal 5 Juni 2017 mendatang.

"Sekian dulu dan sampai bertemu lagi tanggal 5 Juni 2017 hari Senin di Kantor KPK. Pernyataan ini saya sampaikan untuk meredam agar isu ini tidak melebar, di kantor KPK nanti saya siap meladeni pertanyaan dari Anda sekalian, termasuk dua tokoh besar yang terlibat korupsi di negeri ini," ucapnya.

Dalam menyampaikan pernyataan itu Amien Rais didampingi putra sulungnya sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais dan Ansufri Idrus Sambo yang merupakan Ketua Presidium Alumni 212. (*)

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Tribunnews.com dengan judul : Amien Rais Janji 'Blak-blakan' Tanggal 5 Juni 2017

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help