Warga Botania Tangkap Ular Piton Sepanjang 4 Meter di Parit: Ini Sudah Tiga Kali

Sempat kejar-kejaran semalam waktu menangkapnya. Ada yang megang ekor, ada yang memegang kepalanya

Warga Botania Tangkap Ular Piton Sepanjang 4 Meter di Parit: Ini Sudah Tiga Kali
Tribun Batam/Leo Halawa
Sirait dan Pasaribu mengulit ular piton sepanjang 4 meter yang ditangkap di sebuah parit di kawasan Botania, Batam Centre. 

Laporan, Leo Halawa

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Warga sekitar depan Ruko Fanindo, Botania, Batam Center, dikejutkan oleh penemuan seekor ular jenis piton atau sanca.

Ular sepanjang 4 meter ini terlihat di dalam parit di depan ruko tersebut.

Ular itu terlihat oleh warga pada Jumat (2/6/2017) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Seorang warga yang melihat ular itu menjalar di dalam parit langsung berteriak sehingga warga lain berdatangan dan mengejar ular tersebut.

"Sempat kejar-kejaran semalam waktu menangkapnya. Ada yang megang ekor, ada yang memegang kepalanya," kata Riko, Sabtu (3/6/2017) siang.

Setelah ular itu berhasil ditangkap, kemudian dimasukkan ke dalam karung.

Karena tidak ada satu pun warga yang berani membawa ular itu ke rumah, binatang melata yang jenisnya termasuk raksasa itu pun menitipkan ular itu ke dalam mobil milik seorang warga yang bekerja sebagai penambal ban, tak jauh dari lokasi.

Sabtu siang, barulah datang dua warga bernama Sirait dan Pasaribu mengambil ular itu.

"Semalam sempat keluar dari karung. Tapi karena kepalanya sudah diikat, ia tidak bisa kabur,” kata Sugeng, warga lain.

Sirait dan Pasaribu kemudian menyembelih ular itu dan mengulitinya.

Penyembelian ular itu mencuri perhatian pengguna jalan raya sehingga kawasan itu macet.

Menurut cerita warga, penemuan ular piton ini bukan kali yang pertama.

"Ada tiga kali penemuan ular sejenis itu di sini. Mungkin karena hutan di atas mulai babat, makanya berlarian ke parit-parit cari makan," kata Bismar Naibaho saat jumpai Tribun di lokasi penyembelihan ular, Sabtu siang.

"Di sin kan banyak tikus di parit-parit itu. Mungkin kehabisan makanan kali makanya ke arah kemare," tambahnya.

Penulis: Leo Halawa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help