TribunBatam/

Kepala BP Batam Beberkan Perubahan Batam di Singapura, Ini Reaksi Pengusaha Singapura!

Kepala BP Batam Beberkan Perubahan Batam di Singapura, Ini Reaksi Pengusaha Singapura!

Kepala BP Batam Beberkan Perubahan Batam di Singapura, Ini Reaksi Pengusaha Singapura!
Humas BP Batam
Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro bersama Executive Director SBF MR, Thian Tai Chew 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro menjadi pembicara utama dalam dialog bisnis, antara Singapore Business Federation (SBF) bersama KADIN Indonesia Komite Singapura, baru-baru ini di Singapura.

Baca: BREAKINGNEWS: Menyayat Hati! Inilah Curhat Istri Korban Penusukan di Masjid Agung Karimun!

Baca: Pakai Gas Air Mata, Polres Barelang Bubarkan Balapan Liar Dini Hari Depan Kodim

Di hadapan sekitar 50 pengusaha lintas sektoral negeri jiran Singapura itu, Hatanto memaparkan berbagai terobosan yang telah dilakukan BP Batam dalam meningkatkan minat investor berbisnis di Batam. Mulai dari perbaikan sistem dari manual menjadi online di seluruh layanan yang dimanfaatkan oleh investor dan lainnya.

Termasuk memeberikan layanan Izin Investasi 3 Jam (I23J) dan Kemudahan Layanan Investasi Langsung Kostruksi (KLIK) yang sangat diapresiasi investor, serta fasilitas dan layanan lainnya, seperti Host to Host Sistem Perizinan Online Pelabuhan dan aplikasi Geographical Information System (GIS) untuk manajemen lahan dengan pemetaan menggunakan drone seperti di Singapura.

“Kami sangat optimistis dengan sejumlah terobosan yang telah kami lakukan," kata Hatanto dalam rilis yang diterima Tribun, Jumat (2/6) lalu.

Dalam dialog itu, Hatanto juga menjelaskan berbagai aspek perekonomian Batam. Dikatakan pertumbuhan ekonomi Batam saat ini didominasi industri manufaktur berorientasi ekspor. Dari nilai investasi sebesar US$ 471,37 miliar yang masuk pada 2016 lalu itu, rata-rata didominasi investasi dari Singapura.

“Sebagai negara yang paling banyak melakukan investasi di Batam dalam lima tahun terakhir, Singapura memiliki posisi yang penting," ujar dia.

Lebih lanjut, Hatanto berharap, dengan berbagai perubahan dan perbaikan sistem yang telah diaplikasikan BP Batam saat ini, dapat mempercepat tujuan untuk mewujudkan Batam sebagai jendela investasi di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Singapore Business Federation, Thian Tai Chew mengatakan, saat ini Batam masih menjadi tujuan investasi menarik bagi para investor Singapura.

"Batam memiliki kelebihannya sendiri. Singapura juga memiliki kekuatannya sendiri, dan apabila dua kekuatan ini dikolaborasikan akan dapat menghasilkan sesuatu yang sangat besar. Saat ini Batam masih menjadi primadona bagi ekologi investasi di Asia,” kata Thian Tai Chew.

Ketua KADIN Indonesia Komite Singapura Michael Goutama menambahkan, keberadaan Batam memiliki potensi yang sangat besar. Lantaran lokasinya secara geografis sangat strategis dan memiliki berbagai fasilitas yang menarik bagi investor. Potensi ini akan menjadi kenyataan bila ditunjang dengan sejumlah reformasi kebijakan dari pemerintah pusat dan perubahan sistem yang dilakukan BP Batam. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help