Pelaku Lari ke Rumah Singgah Haji, Polisi Bantah Soal Topi Ketinggalan

Pelaku Lari ke Rumah Singgah Haji, Polisi Bantah Soal Topi Ketinggalan. Begini penjelasan polisi

Pelaku Lari ke Rumah Singgah Haji, Polisi Bantah Soal Topi Ketinggalan
shutterstock
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Polisi masih mengejar pelaku penusukan yang menyebabkan sekuriti Masjid Agung Karimun, Safari tewas pada Minggu (4/6) subuh.

Baca: Istri Korban Penusukan Tengah Hamil 9 Bulan, Sutari Terus Menangis!

Kasat Reskrim, Polres Karimun yang dikonfirmasi mengatakan dari hasil penelusuran pihaknya, setelah menusuk Safari pelaku kemudian kabur. Diketahui Ia lari ke luar masjid ke arah rumah singgah jamaah haji yang masih di sekitaran masjid.

"Larinya (pelaku_red) ke arah asrama haji," kata Dwi pada tribun.

Diakui Dwi, untuk awak ini pengungkapan cukup terkendala karena tidak adanya CCTv di lokasi kejadian. Namun meski demikian, lanjutnya, anggota Satreskrim masih terus melakukan upaya pencarian terhadap pelaku.

"Di TKP tidak ada CCTv, itu kesulitan kita. Sekarang kita sedang megejar. Saya baru saja dari lapangan. Kalau ada perkembangan kita pasti kabari," ujarnya.

Informasi yang diperoleh tribun, pelaku sempat meninggalkan sebuah topi usai melakukan tindakannya. Namun saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Dwi membantahnya.

"Kalau soal topi tidak ada," bantahnya.

Berdasarkan infomasi yang dihimpun tribun, diduga pelaku pencurian kotak amal serta penusukan Safari adalah seorang laki-laki. Namun saat beraksi pelaku menggunakan sebuah topi di kepalanya.

Safari yang mengalami luka tusuk di bagian perut sempat dilarikan ke RSUD Muhammad Sani utk diberikan pertolongan. Namun naas, sekira pukul 04.30 WIB, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved