Tewas Ditusuk Pencuri Kotak Amal

Safari Turun Saat Dengar Suara Mencurigakan. Tiba-tiba Ia Teriak Maling. Perutnya Sudah Kena Tusuk

Saat itu Nahar mendengar suara mencurigakan seperti orang tengah membongkar sesuatu,saat itu sekitar pukul 02.00 WIB

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Nyaris tidak ada yang tahu kasus pencurian kotak infak Masjid Agung Karimun hingga berujung kematian terhadap Safari bin Rokani (42), sang penjaga masjid, Minggu (4/6/2017) dini hari.

Nahar (31), petugas kebersihan Masjid Agung Karimun adalah orang yang pertama kali mencurigai adanya aksi pencurian konta infak di lantai 2 Masjid Agung Karimun.

Saat itu Nahar mendengar suara mencurigakan seperti orang tengah membongkar sesuatu,saat itu sekitar pukul 02.00 WIB.

Baca: Hanya Tiga Hari. Ini Jadwal Pendaftaran Siswa Baru di SMPN 3 Batam di Sei Harapan, Sekupang

Baca: Tak Ada yang Menyangka. Selama Ini Masjid Aman-aman Saja, Kata Wabup Karimun

Baca: BREAKINGNEWS. Penjaga Masjid Agung Karimun Tewas Ditusuk Pencuri Kotak Infak

Nahar sendiri belum tidur karena menonton pertandingan final Liga Champions Eropa antara Juventus vs Real Madrid di lantai 3.

"Saya belum tidur, nonton final liga Champions Eropa di lantai 3. Dari lantai 2, saya dengar suara-suara mencurigakan, seperti orang bongkar-bongkar," kata Nahar kepada Tribun Batam di Masjid Agung Karimun, Minggu siang.

Kecurigaan itu, Nahar sampaikan kepada Safari, yang kemudian turun ke lantai 2.

Namun Nahar tidak tahu apa yang terjadi, mendadak, Safari berteriak, kalau ada maling.

"Saat turun ke lantai 2, saya lihat Safari sudah memegang perutnya bagian kiri sambil bilang, saya kena tusuk, ada pencuri, tapi saya tidak lihat pencurinya," kata Nahar.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Senin, 5 Juni 2017

Penulis: Rachta Yahya
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved