BATAM TERKINI

Meski Raih WTP, Tapi BPK Kepri Berikan Catatan Untuk Benahi Instansi Ini

Meski meraih opini WTP, ternyata BPK Kepri menyertakan catatan yang perlu diperhatikan untuk segera dibenahi. Apa itu?

Meski Raih WTP, Tapi BPK Kepri Berikan Catatan Untuk Benahi Instansi Ini
Tribunnewsbatam.com/Istimewa
Kantor Pemerintah Kota Batam di Jalan Engku Putri, Batam Center, Kepri. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pemerintah Kota Batam berhasil mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK Kepri. Namun demikian, opini tersebut diberikan beberapa catatan yang perlu diperhatikan.

Satu di antaranya terkait pengelolaan keuangan di RSUD Embung Fatimah.

Kepala BPK Kepri, Joko Agus Setyono menilai, masih ada yang harus diperbaiki. Terutama sekali berkaitan dengan sumber pendanaan di RSUD Embung Fatimah.

"Sumber dananya itukan ada dari jasa layanan dan pemerintah. Keduanya ini semestinya digunakan untuk pelayanan ke masyarakat," kata Joko.

Dari BPK lanjutnya, memberikan rekomendasi agar sistem pengelolaan keuangan di RSUD tersebut diperbaiki. Lantaran ada pengelolaan keuangan yang tak taat ketentuan.

Baca: Anambas Raih Opini Wajar Dengan Pengecualian. Ternyata Ini Penyebabnya

Baca: Liburan, Main Salju Bareng Chipsley di Snow City, Yuk!

Baca: Tiga Pemda di Kepri Raih Opini WTP dari BPK Kepri

Selain memberi catatan terhadap pengelolaan keuangan di RSUD, juga ada catatan terhadap dana bantuan sosial. Namun Joko tak menyebutkan detailnya.

"Walaupun ada catatan perbaikan, tapi masih wajar. Karena pencatatan dan pelaporannya masih di bawah batas matrealitas yang ditetapkan," ujar dia.

Sementara itu, menanggapi catatan terhadap pengelolaan keuangan di RSUD Embung Fatimah, Wali Kota Batam, Rudi mengatakan, pihaknya akan segera memanggil pihak rumah sakit dan inspektorat untuk membahas persoalan tersebut dan menyelesaikannya.

Langkah ke depannya, pihaknya akan melakukan pembenahan di RSUD Embung Fatimah.

"Akan kami benahi. Kan sudah ada yang diganti, ada beberapa lagi yang mau diganti. Supaya sistem yang saya masukkan betul-betul diterapkan. Supaya bisa dipertanggungjawabkan apa yang dipakai," kata Rudi. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam, Edisi Cetak Selasa 6 Mei 2017

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help